Debut di BWF World Tour Finals, Ganda Muda Indonesia Usung Misi Balas Dendam

Baca Juga

MATA INDONESIA, NUSA DUA – Ganda muda Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan akan melakoni debut di BWF World Tour Finals 2021. Mereka mengusung misi balas dendam.

BWF World Tour Finals 2021 adalah turnamen ketiga sekaligus yang terakhir digelar di Bali International Convention Center & Westin Resort, Nusa Dua setelah Indonesia Masters 2021 dan Indonesia Open 2021.

Turnamen ini digelar mulai 1-5 Desember. Menjelang tampil di BWF World Tour Finals, Pramudya/Yeremia mengaku siap tampil di ajang berhadiah total 1,5 juta Dolar AS tersebut dan memberikan yang terbaik.

“Ini merupakan kali pertama kami tampil di sini. Kami ingin memberikan yang terbaik dan bermain nothing to lose,” kata Yeremia.

“Karena akan melawan pasangan yang memiliki rangking lebih tinggi, kami berupaya memberikan yang terbaik dan nothing to lose pada setiap pertandingannya,” timpal Pramudya.

Pada ajang ini, keduanya mengaku ingin revans kepada pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Jawara Indonesia Masters 2021 itu mengalahkan Pramudya/Yeremia di babak 16 besar Indonesia Open 2021 dua gim langsung dengan skor ketat 25-23, 27-25.

Jika nanti ada kesempatan bertemu lagi, mereka bertekan melakukan revans alias balas dendam dengan memberikan penampilan terbaik.

“Kalau boleh, saya mau revans melawan Hoki/ Kobayashi. Kami kesal kalah dari mereka. Mereka punya keunggulan tenang di poin-poin kritis. Kini kami berupaya mengalahkan mereka ke depannya,” ucap Yeremia.

BWF akan melakukan undian ajang BWF Tour Finals pada Selasa 29 November 2021 pukul 10.30 WITA atau 09.30 WIB.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini