Indonesia Open 2021: Main Tiga Gim, Marcus/Kevin ke Semifinal

Baca Juga

MATA INDONESIA, NUSA DUA – Ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melangkah ke semifinal Indonesia Open 2021 Super 1000. Minions dipaksa main tiga gim.

Bertanding di Bali International Convention Center & The Westin Resort, Nusa Dua, Jumat 26 November 2021, Marcus/Kevin menang tiga gim dengan skor 14-21, 21-14, 21-16 atas Ong/Teo dalam waktu 52 menit.

Kevin mengapresiasi lawan yang memberikan perlawanan pada laga kali ini. Runner-up Indonesia Masters 2021 itu mengakui bahwa pasangan Negeri Jiran ini juga bermain sangat baik.

“Pastinya hari ini lagi-lagi pertandingan yang tidak gampang. Lawan bermain sangat baik dan kita kehilangan gim pertama,” kata Kevin.

Pada pertandingan kali ini, juara All England 2017, 2018, dan 2019 menolak dianggap terlambat panas. Menurut Marcus setiap lawan yang dihadapi, selalu bermain cepat sejak awal laga.

“Memang lawan, pada awal-awal bermain cepat sekali, kita juga secara tenaga belum bisa 100 persen. Tapi, itu bukan alasan juga sih,” ujar Marcus.

“Lawan memang menekan dari awal. Kita juga memang tidak buru-buru sekali, tidak mau cepat-cepat, karena tenaganya juga belum maksimal,” ungkapnya.

Di semifinal, Marcus/Kevin akan menantang pasangan asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang menundukkan pasangan asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, 21-19 dan 21-19.

“Kita berusaha semaksimal dulu saja sih. Apa pun hasilnya kita syukuri. Siapa pun lawannya harus kita hadapi. Siapa pun itu, kita harus siap untuk melakukan yang terbaik,” ujar Kevin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini