Ratusan Juta Dosis Vaksin Covid-19 Diperoleh Susah-Payah, Warga Harus Proaktif Vaksinasi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ratusan juta dosis vaksin Covid-19 diperoleh dengan susah payah, maka masyarakat harus proaktif menyambangi titik-titik vaksinasi di sekitar tempat tinggal masing-masing.

“Ingat, bahwa akses terhadap vaksin tidak mudah untuk kita dapatkan. Masyarakat harus proaktif menyambangi titik vaksinasi,” ujar Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Wiku Adisasmito, Kamis 4 November 2021.

Hingga kini sudah 10 jenis vaksin Covid-19 yang mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA).

Kesepuluh vaksin Covid-19 tersebut adalah Sinovac, Biofarma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, Sputnik V, Janssen, Confidencia dan Zifivax.

Ia menegaskan, program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah harus dihargai dan dipergunakan secara maksimal.

Sebab, vaksinasi covid-19 sangat berguna untuk melindungi masyarakat dari paparan Covid-19 dan dampaknya.

Dia juga menegaskan agar seluruh unsur dalam sistem kesehatan tidak menunda proses vaksinasi bagi masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Membuka Ruang Aspirasi, Mahasiswa Papua Harus Utamakan Dialog dan Menjaga Persatuan

Oleh: Samuel Wenda*Papua terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik melalui berbagai program pembangunan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pelayanan publik, serta penghormatan terhadap keberagaman sosial dan budaya. Dalam proses tersebut, pemerintahmenunjukkan komitmen untuk membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kolaborasi menjadi modal penting dalammemastikan setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuatpersatuan di Tanah Papua.Penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dijamin dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Aspirasi yang disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab menjadi masukan yang berharga bagi penyempurnaan berbagai kebijakanpembangunan. Oleh karena itu, kehadiran lembaga-lembaga negara yang bersedia menerima, mendengar, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat menunjukkan bahwa pemerintah terusmemperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan terbuka.Komitmen tersebut tercermin dari sikap Anggota DPR Papua sekaligus tokoh intelektual, tokohadat Port Numbay, dan tokoh agama, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini