Heeseung ‘ENHYPEN’ Habis Jalani Operasi Karena Derita Kista Epidermoid

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Heeseung ENHYPEN baru saja selesai melakukan operasi kista pada jari kaki kanannya. Hal ini terungkap setelah label musik BELIFT LAB merilis penyataan resminya.

Melansir dari Allkpop, kabarnya Heeseung menderita kista epidermoid pada jari kakinya. Hal itu diketahui setelah ia merasakan sakit pada saat melakukan kegiatan untuk album studio pertama ENHYPEN.

Saat ini Heeseung sedang beristirahat setelah melakukan operasi pada 1 November 2021. Dokter menyarankan agar Heesung untuk beristirahat pemulihan pasca operasi selama seminggu.

Namun jika masa pemulihannya memakan waktu yang lama, kemungkinan ia akan berpartisipasi dalam kapasitas terbatas untuk fan meeting ENHYPEN. Acara fan meeting ENHYPEN (EN-CONNECT: COMPANION 2021) rencananya akan berlangsung pada 19 November 2021 mendatang.

Pemberitahuan terkait hal ini, BELIFT LAB baru merilis pernyataan resminya melalui platform Weverse pada 3 November 2021.

Berikut isi pernyataan resmi dari BELIFT LAB:

“Ini adalah BELIFT LAB.

Kami ingin memberikan informasi berikut tentang status kesehatan anggota ENHYPEN Heeseung saat ini.

Selama kegiatan untuk album studio pertama ENHYPEN, Heeseung mengalami sakit di salah satu jari kaki kanannya dan mengunjungi rumah sakit untuk pemeriksaan, dan dia didiagnosis menderita kista epidermoid. Mengikuti saran dokter untuk perawatan tepat waktu, Heeseung menjalani operasi pada hari Senin, 1 November tepat setelah menyelesaikan promosi album. Heeseung saat ini sedang beristirahat selama seminggu istirahat dan pemulihan seperti yang direkomendasikan dokter.

Namun, jika pemulihan memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan, kami meminta pengertian kalian bahwa Heeseung mungkin berpartisipasi dalam kapasitas terbatas untuk beberapa pertunjukan untuk fan meeting ENHYPEN [EN-CONNECT: COMPANION] 2021 yang dijadwalkan pada tanggal 19. Kami akan terus memantau pemulihan Heeseung dan menentukan tingkat partisipasinya dengan mempertimbangkan saran dokter serta kondisi artis untuk memastikan dia tidak terlalu tegang.

BELIFT LAB akan terus menempatkan prioritas tertinggi pada kesehatan dan keselamatan artis, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan Heeseung dapat bergabung dengan semua penggemar dengan sehat dan baik.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Tuai Apresiasi atas Penerapan WFA saat Arus Balik

Oleh : Donny Muflih )*Penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) oleh pemerintah selama periodearus mudik dan arus balik Lebaran 2026 menuai apresiasi luas dari berbagaikalangan, khususnya pekerja sektor swasta dan aparatur sipil negara, karena dinilaimampu mengurai kepadatan mobilitas sekaligus menjaga produktivitas kerja tanpamengorbankan pelayanan publik.Langkah pemerintah yang menetapkan kebijakan WFA pada 16-17 Maret serta 25-27 Maret 2026 dipandang sebagai strategi adaptif dalam menghadapi lonjakanmobilitas tahunan saat Lebaran. Kebijakan ini tidak hanya menyasar aparatur sipilnegara, tetapi juga mendorong sektor swasta untuk mengadopsi pola kerja serupa. Dengan demikian, distribusi arus perjalanan masyarakat menjadi lebih merata dan tidak terpusat pada satu waktu tertentu, yang selama ini menjadi penyebab utamakemacetan panjang di berbagai jalur transportasi.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwakebijakan fleksibilitas kerja ini dirancang untuk mengoptimalkan mobilitasmasyarakat tanpa mengganggu produktivitas nasional. Dalam pandangannya, keseimbangan antara kepentingan pekerja dan stabilitas ekonomi menjadi kunciutama keberhasilan kebijakan ini. Pemerintah berupaya memastikan bahwa layananpublik tetap berjalan optimal, sementara masyarakat tetap memiliki kesempatanuntuk menjalankan tradisi mudik dengan lebih nyaman.Respons positif juga datang dari kalangan pekerja swasta yang merasakan langsungmanfaat kebijakan tersebut. Reinha Delima melihat kebijakan WFA sebagai solusiyang saling menguntungkan antara perusahaan dan pekerja. Ia menilai bahwafleksibilitas bekerja dari mana saja memungkinkan karyawan untuk berangkat mudik lebih awal tanpa harus mengorbankan tanggung jawab pekerjaan. Dalam praktiknya, Reinha tetap menjaga disiplin kerja, memastikan seluruh tugas terselesaikan tepatwaktu, serta menyiapkan ruang kerja yang kondusif meskipun berada di luar kantor.Dari sisi kebijakan publik, penerapan WFA menjadi bagian dari strategi pemerintahuntuk mengurangi beban infrastruktur transportasi selama periode puncak Lebaran. Dengan berkurangnya jumlah pekerja yang harus hadir secara fisik di kantor, potensikepadatan di jalan raya, stasiun, dan terminal dapat ditekan. Hal ini tidak hanyaberdampak pada kelancaran perjalanan, tetapi juga meningkatkan aspekkeselamatan bagi para pemudik.Lebih jauh, kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah mulai mengadopsipendekatan kerja modern yang lebih fleksibel dan berbasis teknologi. Transformasiini sejalan dengan perkembangan digitalisasi yang memungkinkan pekerjaandilakukan dari berbagai lokasi tanpa mengurangi kualitas hasil kerja....
- Advertisement -

Baca berita yang ini