Sutradara ‘Eternals’ Minta Adegan Homoseksual Nggak Disensor, Setuju Nggak Gaes?

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Sutradara film ‘Eternals’, Chloe Zhao berharap adegan seks yang menampilkan homoseksual tidak disensor.

Zhao menampilkan sosok Phastos, pahlawan super yang berorientasi seksual gay atau menyukai sesama jenis. Phastos muncul dalam film bersama suami dan putra mereka.

“Penting agar keluarga dan kisah mereka terasa asli dan nyata karena penonton harus merasakan itu untuk peduli. Jika tidak, tidak ada gunanya menempatkan itu di layar,” ujarnya, dikutip dari Pink News, Selasa 26 Oktober 2021.

Zhao berharap Marvel tidak akan menyerah pada tekanan untuk menyensor konten aneh ‘Eternals’ ketika dirilis ke pasar internasional.

“Saya tidak tahu semua detailnya, tetapi saya yakin diskusi telah dilakukan dan ada keinginan besar dari Marvel dan saya sendiri untuk tidak mengubah potongan film,” katanya.

Rusia sering menyensor konten yang dituduh mempromosikan identitas aneh di bawah undang-undang anti-LGBT+ yang terkenal di negara itu.

Apa yang disebut hukum propaganda gay, yang ditandatangani menjadi undang-undang oleh Vladimir Putin pada 2013, melarang promosi hubungan seksual non-tradisional. Siapa pun yang dinyatakan bersalah di bawah hukum dapat dijatuhi hukuman denda berat atau hingga 15 tahun penjara.

Zhao mengatakan bahwa cerita Phastos adalah inti dari plot Eternals. Itu sebabnya, melakukan sensor bisa merusak jalan cerita.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini