Keren! Lyodra Ginting Masuk Nominasi MTV EMA 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar bahagia dari industri musik tanah air. Penyanyi Lyodra Ginting sukses masuk nominasi ajang penghargaan musik dunia, MTV EMA 2021.

Dilihat dari postingan di Instagramnya, Lyodra mengunggah momen dirinya menjadi salah nominasi di ajang penghargaan tersebut. Ia masuk sebagai kategori,  Best Southeast Asia Act.

“I’m so happy to announce that I’m an EMA Nominee!,” tulis di Instagram, Kamis 22 Oktober 2021.

Tak hanya itu, masuknya Lyodra di nominasi MTV EMA jelas membuat publik bangga. Pasalnya, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat tersebut menjadi satu-satunya solois yang masuk katagori di MTV EMA 2021.

Tak lupa juga Lyodra meminta dukungan para penggemar dengan mem-vote nya di website resmi MTV EMA 2021.

“Head on over to mtvema.com now and to vote!” tulisnya.

MTV EMA 2021 akan digelar pada Minggu 14 November 2021. Acara tersebut akan digelar di Hungaria.

Tak hanya Lyodra, sejumlah musisi dunia lainnya juga akan hadir seperti Justin Bieber, Doja Cat, hingga BTS.

Congrat, Lyodra!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini