BIN Gelar Vaksinasi untuk 81 Orang di Lanny Jaya

Baca Juga

MATA INDONESIA, LANNY JAYA – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Papua atau Binda Papua kembali melaksanakan kegiatan vaksinasi di RSUD Tiom Kabupaten Lanny Jaya, Jln. Wamena-Tiom, Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya. Kegiatan vaksinasi yang menyasar masyarakat dan pelajar ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lanny Jaya Doli Kogoya mengatakan bahwa untuk hari ini pihaknya berhasil memberikan vaksin untuk 81 orang dari target 100 orang.

“Dengan rincian tahap I sebanyak 60 orang, tahap II sebanyak 21 orang, tertunda 19 orang karena tidak hadir,” ujarnya, Senin 18 Oktober 2021.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya membantu pemerintah pusat untuk mencapai kekebalan bersama. Menurutnya, vaksinasi perlu dilakukan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal dan proses belajar mengajar dapat dilaksanakan kembali.

“Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi masyarakat dan pelajar untuk mengikuti vaksinasi hari ini,” katanya.

Doli pun mengimbau kepada peserta yang sudah divaksinasi agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan agar menghindari diri paparan Covid-19 dan untuk menjaga keluarga dan lingkungan sekitar,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini