Dianggap Terlalu Cantik, Pria Ini Tak Segan Bersetubuh dengan Mayat

Baca Juga

MATA INDONESIA, NAIROBI – Mantan petugas kamar mayat di Kenya yang diidentifikasi bernama Stephen Samaritan mengungkapkan kebiasaan buruknya, yakni bercinta dengan mayat perempuan.

Diakui Stephen bahwa ia tak kuasa menahan gairahnya lantaran mayat perempuan yang ia tangani terlalu cantik. Pada shift pertamanya di kamar mayat, Stephen mengatakan bahwa ia menyaksikan rekannya lebih senior mengenakan kondom saat berhubungan seks dengan salah satu mayat yang memiliki tubuh indah.

Selama wawancara dengan outlet media lokal KDRTV, Stephen juga berbicara mengenai bagaimana ia akhirnya bekerja di kamar mayat pribadi di Kota Eldoret, setelah menerima tawaran pekerjaan dari seorang teman. Awalnya ia tidak menyadari pekerjaan seperti apa yang menunggunya.

“Saya tidak bersalah dan membutuhkan pekerjaan. Saya putus asa. Mereka menyuruh saya bekerja untuk hari pertama dan dari sana, usaha saya akan menentukan bagaimana saya akan dibayar,” kata Stephen Samaritan, melansir Sputnik News.

Seperti yang dijelaskan Stephen, kesadaran tentang di mana dia akan bekerja awalnya membuatnya takut. Akan tetapi, rekan-rekannya memberinya ganja untuk merokok, demi membantunya agar tenang.

Pada shift pertamanya itulah Stephen diduga melihat salah satu rekannya yang bernama Otis, yang ditugaskan untuk melatihnya, menangani mayat.

“Otis ditugaskan untuk melatihnya bagaimana menjalankan tugasnya; sekitar tengah malam dia melihat Otis memakai kondom dan menyelesaikan ‘tugasnya’ dengan tubuh yang indah,” demikian catatan outlet media.

“Dia kemudian mendesaknya untuk mencobanya, mengatakan itu sama baiknya dengan seks normal,” sambungnya.

Stephen mengaku awalnya ia terkejut dengan apa yang terjadi di kamar mayat. Namun, seiring berjalannya waktu ia menjadi akrab dengan hal tersebut dan tidur dengan mayat pertamanya yang merupakan perempuan muda India yang cantik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi untuk Ekonomi yang Lebih Sejahtera

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Transformasi ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakinmenunjukkan arah yang jelas, yaitu dengan memperkuat nilai tambah sumber dayaalam melalui strategi hilirisasi. Kebijakan ini bukan sekadar agenda industrialisasibiasa, melainkan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.  Dalam konteks ekonomi global yang semakin kompetitif, langkah pemerintahmempercepat hilirisasi menjadi salah satu strategi paling rasional untuk memastikankekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat optimal bagi masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk memperkuat peranPerusahaan Mineral Nasional (Perminas) sebagai instrumen negara dalammengelola sumber daya mineral secara lebih terintegrasi. Langkah ini sangat penting mengingat selama bertahun-tahun Indonesia lebihbanyak mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah yang signifikan. Denganpenguatan Perminas, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan mineral tidak lagi berhenti pada aktivitas eksplorasi dan penambangan, tetapi dilanjutkanhingga tahap pengolahan industri bernilai tinggi di dalam negeri. Presiden menekankan bahwa penguatan Perminas akan menjadi kunci bagiterciptanya pengelolaan sumber daya mineral yang lebih terpadu. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi mampu berkembangmenjadi pusat produksi dan inovasi industri mineral di tingkat global. Langkah inisemakin relevan jika melihat tren investasi nasional. Data terbaru menunjukkanbahwa sektor hilirisasi menyumbang sekitar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen daritotal realisasi investasi nasional pada 2025. Angka tersebut mencerminkan bahwatransformasi ekonomi berbasis nilai tambah mulai memberikan dampak nyata bagipertumbuhan ekonomi. Selain penguatan kelembagaan, pemerintah juga mendorong pembangunaninfrastruktur industri melalui pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK). Pemerintah saat ini tengah menunggu persetujuan Presiden atas pembentukanenam KEK baru yang akan difokuskan pada industri berbasis energi dan manufakturberteknologi tinggi. Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, menjelaskan bahwa seluruh kajian teknis telah rampung dan kinimenunggu keputusan presiden. Ia mengatakan pihaknya sedang mengusulkan adaenam KEK baru yang akan diresmikan atau disetujui oleh Presiden. Keenamkawasan tersebut akan tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Fokus industrinya meliputi pengembangankendaraan listrik, smelter pengolahan mineral strategis seperti nikel, hinggapengembangan energi hijau. Strategi ini tidak hanya memperkuat hilirisasi, tetapijuga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Secara kinerja,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini