PPKM dan Vaksinasi Covid-19 Jadi Kunci Penurunan Kasus di Indonesia Sekarang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan kecepatan vaksinasi Covid-19, diyakini Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan yang mampu membuat kondisi kasus Covid-19 turun drastis seperti sekarang.

Sejak diterapkannya PPKM darurat/level dan meningkat signifikan jumlah masyarakat yang divaksin serta penerapan sistem teknologi terpadu melalui aplikasi PeduliLindungi sehingga mobilitas masyarakat dapat kembali ditingkatkan dengan aman.

“Hingga tanggal 11 Oktober 2021, kasus Covid-19 di Indonesia dan Jawa-Bali telah turun masing-masing sebesar 98,9 persen dan 97,7 persen dari puncaknya 15 Juli,” ujar Luhut, Kamis 14 Oktober 2021.

Menurut Luhut, selain mengajarkan tentang adaptasi, pandemi Covid-19 juga mengajarkan bagaimana melihat potensi di tengah kesulitan.

Keterbatasan sistem kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa potensi investasi pada sektor kesehatan dalam negeri masih luas, baik pembuatan farmasi dan bahan bakunya, peningkatan kapasitas layanan primer seperti puskesmas, hingga yang sifatnya tersier seperti wisata kesehatan.

Selain itu, penanganan COVID-19 juga mengakselerasi trend digitalisasi di berbagai sektor.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini