Jawa-Bali Bebas PPKM Level 4 hingga Diplomasi Vaksin Dibahas di Tajuk Rencana MMI TV

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penerapan PPKM selama ini memberikan efek positif bagi wilayah Jawa-Bali. Meski PPKM dilanjutkan hingga 4 Oktober 2021, namun wilayah Jawa-Bali sudah tak ada yang berstatus level IV.

“Kebijakan PPKM level II hingga IV diakui pemerintah berhasil menurunkan secara signifikan angka kasus harian Covid-19 yang sempat melonjak pada beberapa bulan yang lalu,” ujar Iman Soleh, selaku host acara Tajuk Rencana Mata Milenial Indonesia TV pada Sabtu, 25 September 2021.

Perpanjangan PPKM yang disampaikan oleh Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan tersebut menetapkan pelonggaran bagi sejumlah aktivitas harian masyarakat. Misalnya terkait uji coba pembukaan pusat perbelanjaan atau mal bagi anak-anak di bawah usia 12 tahun dengan pengawasan dan pendampingan orang tua.

“Hal ini akan diterapkan di Jakarta, Bandung, Semarang, DIY dan Surabaya,” kata Iman.

Selain itu, ada juga kebijakan terkait bioskop. Bioskop mulai dibuka dengan kapasitas 50 persen. Hal tersebut berlaku untuk kota-kota yang berstatus PPKM level II dan III.

“Namun, wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi serta penerapan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Iman.

Selanjutnya dalam tajuk rencana kali ini juga membahas terkait upaya pemerintah yang terus melakukan diplomasi vaksin. Menurut Iman, upaya ini dilakukan untuk mengamankan stok vaksin nasional.

“Vaksin adalah anti virus yang efektif untuk menahan laju penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Vaksin anti virus Covid-19 menjadi komoditas yang paling dicari oleh sejumlah negara. Namun, banyak negara yang cukup kesulitan mendapatkan stok vaksin.

Indonesia termasuk yang beruntung karena selalu mendapat kiriman stok vaksinasi dari berbagai negara. “Vaksin-vaksin itu didapatkan melalui langkah-langkah diplomasi,” katanya.

Yang teranyar, Indonesia kembali kedatangan 5 juta dosis vaksin sinovac yang merupakan bagian dari program pengiriman vaksin tahap ke-71. Sedangkan tahap yang ke-72 berupa 200 ribu vaksin sinopharm yang merupakan hibah dari Redcross Society of China.

Masih ada beberapa pembahasan yang dibahas dalam tajuk rencana kali ini. Untuk selengkapnya silahkan tonton di YouTube MMI TV di bawah ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Langkah Besar Negara: UU PPRT Lindungi Pekerja Rentan

Oleh: Dwi Saputri*)Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) menjadi tonggak strategis dalam memperkuat arsitektur ketenagakerjaan nasional yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan. Regulasi ini mencerminkan kemajuan signifikan dalammemastikan bahwa seluruh bentuk pekerjaan, termasuk sektor domestik, mendapatkanpengakuan, perlindungan, dan kepastian hukum yang setara. Negara menegaskankomitmennya untuk menghadirkan sistem kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga menjunjung tinggi martabat manusia.Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menegaskan bahwa pengesahan UU PPRT merupakan capaian penting dalam perjalanan bangsa menuju sistem ketenagakerjaanyang lebih berimbang. Kebijakan ini mencerminkan keberpihakan negara terhadappekerja rumah tangga sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Momentum ini sekaligus memperkuat nilai-nilai kesetaraan dan keadilan sosial, serta menjadisimbol hadirnya negara dalam melindungi seluruh lapisan masyarakat.UU PPRT menghadirkan jaminan perlindungan yang komprehensif bagi pekerja rumahtangga. Hak atas jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan kini menjadi bagiandari sistem yang terintegrasi, didukung dengan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas dan profesionalitas. Selain itu, pengaturan hubungan kerja yang lebih jelas menciptakan kepastian dan transparansi, sehingga mendorong terciptanya ekosistem kerja yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan.Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menegaskanbahwa UU PPRT...
- Advertisement -

Baca berita yang ini