Optimisme Klopp Liverpool Angkat Trofi Musim Ini

Baca Juga

MATAINDONESIA, MANCHESTER – Gagal mengkudeta Manchester City di puncak klasemen Liga Inggris usai ditahan imbang Everton dengan skor 0-0 dalam Derby Merseyside, Senin 4 Maret 2019 dini hari WIB, tak membuat pelatih Liverpool Juergen Klopp patah arang.

Pelatih asal Jerman ini ini menegaskan ia masih yakin timnya akan keluar sebagai juara Liga Inggris di akhir musim nanti.

“Saya percaya 100 persen peluang kami. Satu-satunya cara untuk menang adalah dengan tetao tenang,” ujar Klopp dalam jumpa pers, seperti dikutip dari laman resmi Liverpool.

Liverpool ini bertengger di posisi kedua dengan torehan 70 poin, terpaut hanya 1 poin dari City di pucuk klasemen. Klopp yakin, peluang itu akan terus ada lantaran pemainnya dinilai sedang dalam performa yang baik.

Meski berkata demikian, Klopp tak bisa memungkiri hasil kurang maksimal Liverpool dalam beberapa pekan terakhir. The Reds menutup akhir tahun 2018 di puncak klasemen dengan unggul 9 poin dari pesaingnya.

Faktanya, kini Liverpool tergeser di posisi kedua. Apalagi dalam lima pertandingan terakhir, skuad Klopp hanya memetik dua kemenangan, sementara City melaju mulus.

Liga Inggris kini hanya menyisakan 9 pertandingan lagi untuk Klopp dan skuatnya. Peluang masih ada, namun kondisi itu tergantung apakah ada tim yang dapat mengalahkan City, atau setidaknya imbang saja sudah cukup bagi Liverpool untuk kembali bertahta.

Berita Terbaru

Membangun Resiliensi: Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Jawaban atas Online Scam Keuangan

*) Oleh: Arga PrasetyaTransformasi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakatIndonesia. Berbagai layanan keuangan kini semakin mudah diakses, transaksiberlangsung lebih cepat, dan inklusi keuangan terus meningkat seiringberkembangnya teknologi. Namun, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantanganbaru berupa meningkatnya ancaman online scam yang semakin canggih dan sulitdideteksi. Dalam konteks inilah, upaya pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan(OJK) untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor menjadi langkah strategis yang layak didukung demi menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus melindungimasyarakat dari kejahatan digital.Lebih jauh, peringatan OJK mengenai semakin kompleksnya online scam menunjukkan bahwa ancaman tersebut tidak lagi sekadar berupa penipuankonvensional yang menyasar individu. Kejahatan digital kini berkembang menjadijaringan kriminal terorganisasi yang berkaitan erat dengan pencucian uang, pemanfaatan rekening penampung, hingga operasi lintas negara. Situasi tersebutmenuntut pendekatan yang lebih komprehensif karena setiap transaksi ilegal dapatmenjadi bagian dari rantai kejahatan keuangan yang lebih besar. Oleh sebab itu, pemberantasan online scam harus ditempatkan sebagai agenda strategis dalammemperkuat ketahanan ekonomi nasional.Dalam kerangka tersebut, penyelenggaraan Regional Expert Group Meeting on Online Scams bertajuk Strengthening Financial Intelligence, AML/CFT Regulation, and...
- Advertisement -

Baca berita yang ini