Hindarkan Dunia dari Kehancuran, Inilah Tema Hari Perdamaian Internasional 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Hari Perdamaian Internasional atau Hari Perdamaian Dunia 2021 bertema “Memulihkan Lebih Baik Untuk Dunia yang Adil dan Berkelanjutan”. Sesuai dengan namanya, peringatan ini dipersembahkan untuk perdamaian serta berakhirnya perang dan kekerasan di dunia ini.

Hal itu selaras dengan tujuan PBB didirikan yaitu menjaga perdamaian dunia. Hingga kini komitmen itu masih terus dijaga anggota-anggotanya.

Sebab, kehancuran yang dihasilkan Perang Dunia II, telah memaksa PBB tak hanya menjaga perdamaian dunia tetapi juga mencegah konflik serta menyalurkan bantuan kemanusiaan ke negara atau wilayah yang tak bisa menghindar dari konflik.

Maka, pada 1981, Majelis Umum PBB mencanangkan Hari Perdamaian Internasional yang bertepatan dengan hari pembukaan sidang tahunan Majelis Umum PBB.

Namun, baru dua dekade setelahnya atau tahun 2001, PBB memutuskan mulai 21 September 2002 Hari Perdamaian Internasional diperingati.

Saat peringatan, tidak hanya membahas bagaimana mempromosikan dan memelihara perdamaian di antara semua manusia tetapi juga berusaha menjalankan 24 jam tanpa gencatan senjata global dan kekerasan.

Dengan menciptakan Hari Perdamaian Internasional, PBB mengabdikan diri untuk perdamaian di seluruh dunia serta mendorong orang bekerja sama dalam mencapai setiap tujuan.

Hari Perdamaian Internasional adalah pengingat yang menginspirasi tentang apa yang bisa diciptakan dan diusahakan bersama umat manusia.

Sejak pembentukan PBB dan Piagam PBB, setiap pemerintah wajib tidak menggunakan kekerasan terhadap orang lain kecuali mereka diberi wewenang Dewan Keamanan PBB.

Tema Hari Perdamaian pada tahun ini ialah “Recovering Better For An Equitable and Sustainable World” atau “Memulihkan Lebih Baik Untuk Dunia yang Adil dan Berkelanjutan”.

Dalam situsnya, PBB menjelaskan banyak hal yang terjadi semasa pandemi. Diskriminasi, kebencian, dan lonjakan stigma negatif termasuk banyaknya nyawa yang hilang. Virus menyerang tanpa memandang kita siapa.

Umat manusia menghadapi musuh bersama, namun kita bukanlah musuh satu sama lain. Untuk lekas pulih dari pandemi, kita harus berdamai satu sama lain serta berdamai dengan alam. (Annisaa Rahmah)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG Capai 60 Juta Penerima, Prabowo: 1 Juta Lapangan Kerja Telah Tercipta

MataIndonesia, Bogor – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hingga saat ini Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 60...
- Advertisement -

Baca berita yang ini