Fans DC Merapat, Ini Tanggal Lengkap Perilisan Film di 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Bagi penggemar komik DC, 2022 akan disuguhi banyak film menarik. Jika tak ada penundaan lagi, tanggal lengkap perilisan sudah dipastikan.

Film DC terakhir yang mendapat respons cukup positif adalah ‘The Suicide Squad’. Ini merupakan sekuel ‘Suicide Squad’ yang masih dibintangi Margot Robbie dkk.

Setelah ‘The Suicide Squad’, kapan lagi film DC tayang? Berikut adalah jadwal lengkap perilisan film di 2022:

The Batman (4 Maret)
Film ini dibintangi Robert Pattinson dan disturadarai Matt Reeves. Fans pasti sudah tak sabar melihat aksi Pattinson yang untuk pertama kali menjadi Bruce Wayne/Batman.

DC’s League of Super Pets (20 Mei)
Film animasi ini berbeda, karena dijual sebagai film musim panas dengan harapan menarik penonton dan tidak langsung ke DVD atau on-demand.

Kevin Hard akan menjadi pengusu suara Ace the Bat-Hound, sementara Dwayne Johnson akan berperan sebagai Krypto the Superdog. Keanu Reeves, Natasha Lyonne, John Krasinski, Kate McKinnon, Vanessa Bayer, Jameela Jamil, dan Diego Luna semuanya akan menjadi bagian dari pengisi suara.

Black Adam (29 Juli)
Kita akan melihat aksi Dwayne Johnson yang berperan sebagai superhero Blacl Adam. Film ini disutradarai oleh Jaume Collet-Serra.

The Flash (4 November)
Empat tahun setelah rencana awal film ini dibuat, The Flash secara resmi akan mendirikan multiverse DC Films. Ben Affleck akan tampil untuk terakhir kalinya sebagai Batman, sedangkan Ezra Miller berperan sebagai The Flash.

Aquaman and the Lost Kingdom (16 Desember)
Tidak butuh waktu lama bagi Aquaman untuk menjadi salah satu film terlaris DC. Jadi tidak mengejutkan sudah banyak yang menanti sekuelnya. Aquaman masih akan diperankan Jason Momoa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini