Viral Video Lempar Bendera Merah Putih, Olivia Jensen Minta Maaf

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nama Olivia Jensen menjadi sorotan atas aksinya melempar bendera Merah Putih. Via Instagram, dia meminta maaf dan mengaku tak maksud melecehkan.

Melalui aplikasi Reel di Instagram miliknya, Olivia Jensen dan sang putri ikut meramaikan euforia HUT ke-76 RI. Namun sayang, ia malah menuai protes keras karena diduga melempar bendera merah putih saat membuat konten bersama sang putri.

Dalam konten videonya itu, Olivia Jensen terlihat berjoget dengan anaknya, Aurora Jensen Purnama. Keduanya terlihat berjoget sambil mengebaskan bendera Indonesia.

Setelah itu, bendera diarahkan seperti dilempar ke belakang badan Olivia Jensen untuk menunjukkan transformasi perubahan kostumnya, yang sebelumnya memakai baju santai menjadi pakai kebaya.

Tapi bukan baju atau gerakan joget yang jadi sorotan tajam warganet, melainkan bendera yang dipegangnya. Pasalnya, usai Olivia mengebaskan bendera, ia dan anaknya justru melepas bendera tersebut hingga jatuh ke tanah.

Via Instagram, Olivia Jensen meminta maaf atas aksinya tersebut. Dia mengaku tak bermaksud melecehkan bendera Merah Putih.

“Halo teman-teman, saya Olivia Jensen, terima kasih yah buat kalian semua yang selama ini terus mendukung saya dalam berkarya. Saya menyadari bahwa postingan saya dalam rangka merayakan kemerdekaan Indonesia beberapa hari yang lalu kurang pantas,” tulisnya.

“Tidak ada satu niat pun dari saya untuk melecehkan atau menghina bendera Negara yang saya cintai dan banggakan. Video tersebut murni kesalahan yang tidak disengaja dan saya sekali lagi ingin meminta maaf kepada negara dan juga seluruh lapisan masyarakat atas kejadian ini,” katanya.

Olivia mengaku bangga menjadi warga Indonesia meski memiliki darah keturunan Denmark. Dia akan memetik pelajaran dari kejadian ini.

“Saya tumbuh besar di Indonesia, dan saya bangga menjadi anak bangsa. Kejadian ini akan menjadi pelajaran berharga bagi saya agar ke depannya dapat lebih bijak. Terimakasih untuk support dan dukungan kalian semua selama ini. Dan semoga ketulusan hati saya ini dapat diterima dengan baik,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini