Man City Kenapa Nih? Dua Kali Kalah Beruntun

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Manchester City menelan dua kekalahan beruntun. Pelatih Pep Guardiola menyebut, para pemainnya masih belum maksimal karena baru kembali dari Piala Eropa 2020.

Berlaga di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu 15 Agustus 2021, City dikalahkan Spurs dengan skor 0-1. Gol tunggal kemenangan klub London Utara itu dicetak Son Heung-min.

Di laga ini, Spurs tampil tanpa Harry Kane, pemain yang santer diberitakan akan pindah ke Manchester City. Dia baru berlatih pada hari Jumat sehingga belum dinyatakan fit untuk berlaga.

City menurunkan pemain termahalnya, Jack Grealish, sejak menit awal. Tapi, pemain asal Inggris itu tak bisa berbuat banyak. Tidak ada nama Kevin De Bruyne, Bernardo Silva, dan Gabriel Jesus di starting XI.

Ini adalah dua kekalahan beruntun yang dialami City. Pekan lalu, mereka ditundukkan Leicester City 0-1 di ajang Community Shield.

“Kami terlalu banyak memberi lawan ruang, kami tidak bisa mengontrolnya, terutama hal-hal simpel ketika salah melakukan umpan di beberapa posisi, dan itu membuat semua menjadi sulit,” kata Guardiola, dikutip dari BBC, Senin 16 Agustus 2021.

“Sepak bola adalah gol, Son Heung-min bisa mencetak gol, sementara kami tidak. Ini adalah hal wajar di awal-awal musim dimana masih kurang persiapan. Semangat tim bags, tapi kami kalah,” ujarnya.

“Saya terkejut betapa bagusnya kami dalam beberapa hal. Banyak pemain yang datang terlambat usai tampil di Piala Eropa, baru sembuh dari Covid-19 dan banyak hal lainnya. Para pemain sudah kembali dan akan membaik setiap pekannya,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini