Binda Yogya Gelar Vaksinasi Lanjutan untuk 500 Pelajar di Sleman

Baca Juga

MATA INDONESIA, SLEMAN – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Istimewa Yogyakarta atau Binda Yogya kembali melakukan vaksinasi Covid-19 lanjutan di Sleman, Jumat, 13 Agustus 2021. Kegiatan vaksinasi yang menyasar pelajar ini dilakukan di SMP dan SMA Sekolah Budi Utama, Sleman. . Adapun vaksinasi para pelajar ini digelar BIN dan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

BIN Korwil Sleman Adi Riyanto mengatakan, ada 500 siswa di Sekolah Budi Utama yang ditargetkan untuk divaksin. “Vaksinasi 100 persen yang ditarget bulan Desember akan selesai, sehingga anak-anak dapat melaksanakan tatap muka belajar secara full,” ujarnya.

Kegiatan vaksinasi ini mendapat sambutan hangat dari Kepala Sekolah Budi Utama Felix Satrio. Ia pun berharap kegiatan vaksinasi ini berjalan lancar. Ia pun mengungkapkan kegiatan belajar mengajar secara daring cukup mengubah pola hidup para siswa.

“Untuk pelajar yang remaja kan mereka sangat butuh interaksi secara langsung, tapi ini yang dicabut dari pelajar remaja. Sehingga pasti akan banyak negatifnya. Mereka tidak bisa ke mana-mana, tidak bisa ketemu teman-temannya,” katanya.

Sementara siswa Sekolah Budi Utama Banu Krisnadi Yohannes, mengaku rindu belajar secara tatap muka. Sebab, kegiatan belajar mengajar secara daring membuatnya jarang berinteraksi dengan siswa lainnya.

“Iya rindu tatap muka. Tatap muka tuh biar bisa bersosialisasi. Kalau di rumah kan sendirian gitu. Jarang bersosialisasi dengan teman sekolah,” ujarnya.

Para pelajar di Sekolah Budi Utama sebelumnya telah menerima suntikan vaksin covid-19 dosis pertama pada Juli 2021, bersamaan dengan pencanangan vaksinasi anak sekolah yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo.

Kegiatan vaksinasi di Sleman ini merupakan bagian dari upaya BIN untuk memberikan vaksinasi bagi 50 ribu orang di 14 provinsi. Selain para pelajar, vaksinasi juga menyasar para warga dengan cara door to door.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini