Innalillahi, Walikota Risma Dirujuk ke Ruang Bedah RSUD dr Soetomo

Baca Juga

MINEWS.ID, SURABAYA – Walikota Surabaya Tri Rismaharini dirujuk ke ruang bedah RSUD dr Soetomo untuk observasi penyakitnya Rabu 27 Juni 2019 pagi ini.

“Iya semalam, Ibu dirujuk ke RSUD Soetomo. Ini di ruang bedah (Gedugn Bedah Pusat Terpadu), saya tidak tahu di ICU-nya atau tidak karena tamu belum diperkenankan masuk,” kata Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya M, Fikser di Surabaya, Rabu 26 Juni 2019.

Hingga kini Fikser, sepert dilansir antara, mengaku tidak mengetahui pasti penyakit yang diderita atasannya tersebut, sebab dokter yang menanganinya pertama saat Risma ambruk hanya menyebutkan dia menderita kelelahan.

Kemarin 25 Juni 2019 pagi, Risma dilarikan ke RSUD Shoewandhie. Menurut Fikser yang mengungkapkan analisa Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita, Risma mengalami kelelahan yang akut sehingga maagnya kambuh dan membuat dia sesak nafas.

Selasa malam, dokter RSUD Shoewandhie bahkan memutuskan merujuk Risma ke RSUD dr Soetomo untuk penanganan lebih lanjut.

Fikser menegaskan siang ini, Pemerintah Kota Surabaya akan melakukan konferensi pers menjelaskan penyakit walikota perempuan tersebut.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini