Sultan! Nagita Slavina Ngidam Tongseng Rp12 Juta, Netizen Melongo

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tak habis-habis perbincangan soal istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina. Baru-baru ini, Nagita kembali jadi sorotan usai ngidam makanan tongseng.

Bukan tongseng biasa. Melainkan makanan sultan dengan daging yang fantastis.

Keinginan Gigi itu terungkap lewat channel YouTube-nya, Rans Entertainment. Dalam sesi masak-masak itu, Gigi ditemani seleb TikTok, Dims The Meat Guy.

Mulanya, Gigi mengaku dirinya sedang ngidam tongseng. Lantas ia membeli daging spesial, yakni wagyu A5.

“Nah, ini dagingnya bukan sembarang daging, karena bukan daging yang beli di pasar gitu ya. Sebenarnya biasanya tuh dimasak buat steak gitu, tapi hari ini aku mau bikin jadi tongseng,” kata Gigi.

Tak tanggung-tanggung, harga untuk 600 gram daging wagyu A5 ditaksir mencapai 6 juta Rupiah. Gigi menggunakan dua wagyu A5 berukuran serupa sehingga total harga daging menjadi 12 juta Rupiah.

Dengan tangan Gigi dan Dimas, daging sultan itu pun berhasil disulap menjadi menu tongseng yang menggoda. Aksi Gigi membuat tongseng seharga 12 juta Rupiah pun menjadi viral di sosial media.

Netizen pun ikut geleng-geleng kepala. Tak menyangka ngidam seorang Nagita Slavina bisa merogoh kocek sedalam itu.

“Sebel denger harganya, tongseng rasa motor honda,” kata akun marshaannisa.

“Daging sapi sultan, hanya para sultan yang bisa beli,” kata rani85.

“Harga dagingnya bikin nangis,” tulis akun engkokbnt.

Hmm, gimana? Tertarik coba?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini