Conte Tolak Tawaran Spurs

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Tottenham Hotspur harus menelan pil pahit setelah Antonio Conte menolak tawaran melatih klub asal London Utara tersebut. Sebagaimana diketahui, Spurs yang memecat Jose Mourinho pada April, berharap mendapatkan tanda tangan Conte- pelatih yang baru saja mempersembahkan Scudetto untuk Inter Milan.

Namun, Spurs harus gigit jari lantaran Conte menolak tawaran tersebut. Conte yang juga pernah melatih Juventus, Chelsea, Timnas Italia, dan sederet tim lain itu menjadi kandidat kuat Spurs usai meninggalkan Giuseppe Meazza.

Catatan Conte sebagai pelatih bisa dikatakan mentereng dan layak disejajarkan dengan pelatih top dunia lainnya. Bersama Chelsea, Conte memenangkan gelar Premier League musim 2017 dan FA Cup di musim yang sama.

Bersama Si Nyonya Tua, Conte berhasil merengkuh tiga trofi Serie A selama tiga musim beruntun, 2011-2012, 2012-2013, dan 2013-14, serta gelar Supercoppa Italiana dua musim beruntun 2012 dan 2013.

Chairman Spurs, Daniel Levy mengatakan bahwa ingin membawa kembali DNA inti klub yang hilang selama masa pelatihan Mourinho, seperti dilansir Sportsmole, Sabtu, 5 Juni 2021.

Selain Conte, nama lain yang dikaitkan dengan The Lilywhites adalah sang mantan pelatih, Mauricio Pochettino. Namun, peluang Spurs mendapatkan tanda tangan pelatih asal Argentina ini akan kembali menemui kendala, mengingat Paris Saint-Germain takkan melepasnya.

Sebagai catatan, Tottenham memecat Mourinho pada pertengahan April atau enam hari sebelum partai final Piala Carabao, dan mengakhiri musim dengan pelatih akademi, Ryan Mason sebagai caretaker.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini