Ferdinand Hutahaean : Tes TWK Selamatkan KPK dari Orang-orang Cacat Nalar

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Politikus Ferdinand Hutahaean ikut memberikan komentar mengenai tes wawasan kebangsaan (TWK) 75 pegawai KPK. Di mana dari jumlah tersebut, 51 orang dipecat dari lembaga anti rasuah tersebut.

Ferdinand mengatakan, tes TWK menjadi langkah yang tepat untuk membersihkan KPK dari pengaruh radikalisme maupun paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Hal ini diungkapkannya dalam cuitan di Twitter pribadinya, @FerdinandHaean3.

“Sebelum terlambat bagi Presiden menyelamatkan KPK dari tangan orang2 yg merasa paling baik, paling berintegritas padahal cacat nalar ttg kebangsaan… Saya berharap Presiden @jokowi mendukung upaya perbaikan lembaga KPK dgn saringan TWK,” katanya.

“Yg dilakukan KPK sudah jalur yg benar,” lanjut Ferdinand.

Pernyataaannya merupakan tanggapan atas cuitan mantan Jubir KPK Febri Diansyah. Dalam cuitannya, ia meminta agar Jokowi membatalkan revisi UU KPK dan merombak pimpinan KPK.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini