Kalah dari Afghanistan, Shin Tae-yong Puji Timnas Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, DUBAI – Kalah dari Afghanistan saat uji coba, pelatih tim nasional (timnas) Indonesia, Shin Tae-yong justru memuji Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan.

Menurut Shin Tae-yong, pertandingan tersebut merupakan proses sehingga harus memainkan seluruh pemain, apalagi selama 1,5 tahun belakangan kompetisi sepakbola tidak bergulir di Indonesia.

“Tapi kita bisa bilang ini sebagai awal. Ini merupakan perkembangan yang sangat baik. Babak pertama kita memang kemasukan tiga gol, namun di babak kedua kita bisa mengejar kembali, untuk mencetak dua gol, di situ saya melihat kegigihan dari para pemain, dan saya berterima kasih atas usahanya,” ujar lelaki asal Korea Selatan itu.

Untuk menjalani pertandingan berikutnya, timnas Indonesia masih memiliki tiga sampai empat hari.

Di sisa hari itu, Shin Tae-yong akan meningkatkan kondisi fisik anggota timnas, namun sebelumnya masalah timnas akan dibicarakan dalam sebuah pertemuan.

Egy dan kawan-kawan kalah tipis 2-3 melawan Afghanistan di Lapangan Iranian Club, Dubai, Uni Emirat Arab, Selasa 25 Mei 2021 malam.

Dari pertandingan itu, Shin Tae-yong melihat banyak kekurangan antara lain stopper yang masih lemah.

Selain itu, operan-operan atau passing yang banyak kekurangan sehingga Timnas sangat kesulitan melakukan serangan balik. Semua itu akan menjadi fokus perbaikan Shin Tae-yong.

Kekalahan tipis diperoleh Indonesia setelah Tae-yong memasukkan Egy Maulana Vikri dan Adam Alis di babak kedua setelah Afghanistan menghajar 3-0.

Pada uji coba selanjutnya Indonesia akan melawan Oman Sabtu 29 Mei 2021. Dua uji coba itu sebagai persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand 3 Juni 2021, Vietnam 7 Juni 2021 dan Uni Emirat Arab 11 Juni 2021.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Hadir Cepat Menjawab Gangguan Kelistrikan di Sumatera

Oleh: Diemas Kusuma )*Respons cepat pemerintah dalam menangani gangguan kelistrikan yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menunjukkan keseriusan negaradalam menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat. Ketikagangguan sistem menyebabkan padamnya aliran listrik di beberapaprovinsi, pemerintah melalui koordinasi lintas kementerian bersama PT PLN (Persero) segera bergerak untuk memastikan pemulihanberlangsung maksimal. Langkah sigap tersebut menjadi bukti bahwasektor ketenagalistrikan nasional berada dalam pengawasan serius danditangani secara profesional.Gangguan sistem yang terjadi memang sempat menimbulkanketidaknyamanan bagi masyarakat. Aktivitas rumah tangga, layananpublik, hingga roda ekonomi di beberapa daerah terdampak mengalamihambatan. Namun pemerintah tidak membiarkan kondisi tersebutberlangsung berlarut. Koordinasi cepat dilakukan antara KementerianEnergi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Sekretariat Negara, danPLN guna memastikan penanganan berjalan efektif.Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyampaikan bahwa pemerintahmemberikan perhatian serius terhadap gangguan sistem kelistrikantersebut. Menurutnya, pemerintah memahami gangguan ini menimbulkandampak terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayahterdampak. Karena itu, Kementerian ESDM sebagai regulator danpengawas subsektor ketenagalistrikan terus mengawal proses pemulihanagar berlangsung cepat dan terukur.Yuliot juga memastikan bahwa investigasi teknis dilakukan secaramenyeluruh untuk mengetahui akar penyebab gangguan. Langkah inipenting agar pemerintah dapat menyiapkan strategi mitigasi yang tepatsehingga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Pendekatantersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus padapenyelesaian jangka pendek, melainkan juga pada penguatan sistemsecara berkelanjutan.Pemerintah langsung menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan kelapangan sejak tahap awal terjadinya padam meluas. Tim tersebutdiperkuat secara bertahap untuk melakukan investigasi intensif danmemastikan seluruh proses pemulihan berjalan sesuai standar keamanansistem.Pengawasan dilakukan secara ketat agar pasokan listrik dapat kembaliandal dan aman bagi masyarakat. Pemerintah juga menyiapkan langkahstrategis yang menitikberatkan pada penguatan backbone sistemkelistrikan Sumatera melalui pembangunan pembangkit baru sertapengembangan transmisi berkapasitas besar.Selain penguatan jaringan utama, pemerintah mendorong kesiapaninfrastruktur blackstart agar proses pemulihan dapat berlangsung lebihcepat apabila gangguan besar kembali terjadi. Langkah ini mencerminkanvisi jangka panjang pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi di Pulau Sumatera.Di tingkat operasional, PT PLN bergerak cepat mengerahkan seluruhpersonel teknis. Sejak gangguan terdeteksi, petugas langsung melakukanasesmen, pemulihan sistem transmisi dan gardu induk, sertamengaktifkan kembali pembangkit secara bertahap dan terkoordinasi.Indikasi awal menunjukkan gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV jalur Muara Bungo-Sungai Rumbai di Jambi yang diduga dipengaruhikondisi cuaca buruk. Gangguan tersebut kemudian memicuketidakstabilan frekuensi dan tegangan sehingga berdampak padasejumlah pembangkit di berbagai wilayah Sumatera.Meski menghadapi tantangan teknis yang kompleks, PLN mampumenunjukkan progres pemulihan yang signifikan. Kerja cepat para petugas di lapangan menjadi bukti kesiapan sistem nasional dalammenghadapi situasi darurat.Di Sumatera Barat, proses pemulihan berjalan cepat. General Manager PLN...
- Advertisement -

Baca berita yang ini