Ribut dengan Chae Soo Bin, Jang Ki Yong Kepincut Krystal di Teaser Terbaru ‘Sweet & Sour’

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Film romantis ‘Sweet & Sour’ yang dibintangi Krystal, Jang Ki Yong, dan Chae Soo Bin merilis teaser terbaru. Film Netflix ini akan ditayangkan pada 4 Juni 2021 mendatang.

Video teaser perdana film sudah dirilis ke YouTube resmi Netflix pada 3 Mei 2021. Di teaser terbaru yang dirilis pada 16 Mei kemarin memperlihatkan goyahnya hubungan Jang Ki Yong dan Chae Soo Bin. Jang Ki Yong pun nampaknya kepincut oleh Krystal.

Film ini menunjukkan manis dan asam dari hubungan nyata antara pria dan wanita. Krystal, Jang Ki Yong, dan Chae Soo Bin memainkan peran di mana mereka terjebak dalam hubungan rumit yang dapat dilihat dalam kehidupan nyata.

Jang Ki Yong akan berperan sebagai lelaki bernama Jang Hyeok. Penggambarannya yang nyata sebagai seorang pacar akan memancing emosi penonton, terutama saat karakternya berubah dari pria yang manis di awal hubungan hingga menjadi pria yang tidak responsif.

Pacar Jang Hyeok yang manis bernama Da Eun akan diperankan oleh Chae Soo Bin. Para anak muda akan dapat memahami karakternya sebagai Da Eun yang frustrasi dengan pekerjaannya sebagai perawat dan kehidupan cintanya.

Selain itu, Krystal Jung akan berperan sebagai Bo Yeong, wanita yang dikenal Jang Hyeok saat sedang ditugaskan bekerja oleh perusahaannya. Bo Yeong menjadi karakter yang menarik dalam sebuah hubungan benci-tapi-cinta bersama Jang Hyeok, di mana mereka saling berkolaborasi dan berkompetisi untuk posisi permanen yang sama di perusahaan.

Berikut teaser ‘Sweet and Sour’ yang akan tayang perdana pada 4 Juni 2021. Berikut teaser perdana yang dirilis sebelumnya!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Scaling Rural Health: Potensi Besar Kopdes dalam Layanan Kesehatan

Oleh : Doni AriawanDi tengah tantangan pemerataan layanan kesehatan di Indonesia, wilayah pedesaanmasih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari akses fasilitas hingga tenagamedis. Jarak yang jauh, infrastruktur yang belum memadai, serta keterbatasaninformasi menjadi hambatan utama bagi masyarakat desa untuk mendapatkanlayanan kesehatan yang layak. Dalam konteks ini, munculnya Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai lembaga ekonomi berbasis komunitas menawarkanpotensi baru yang belum banyak dimaksimalkan, khususnya dalam mendukunglayanan kesehatan di tingkat lokal.Kehadiran Kopdes Merah Putih nantinya diharapkan akan menjadi penggerakekonomi desa, membantu masyarakat dalam hal simpan pinjam, distribusi kebutuhanpokok, hingga pemasaran hasil pertanian. Namun, perannya dapat diperluas menjadilebih strategis dengan masuk ke sektor kesehatan. Dengan jaringan yang dekatdengan masyarakat dan tingkat kepercayaan yang tinggi, Kopdes Merah Putih memiliki posisi unik untuk menjadi jembatan antara layanan kesehatan formal dan kebutuhan riil warga desa.Salah satu bentuk kontribusi Kopdes Merah Putih dalam layanan kesehatan adalahmelalui penyediaan fasilitas kesehatan dasar, seperti klinik desa atau pos kesehatanterpadu yang dikelola secara mandiri. Kopdes Merah Putih dapat bekerja samadengan tenaga medis setempat untuk menyediakan layanan pemeriksaan rutin, imunisasi, hingga edukasi kesehatan. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu selalubergantung pada puskesmas yang mungkin lokasinya jauh atau memiliki antreanpanjang.Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono menjelaskan Kopdes Merah Putih akandilengkapi gerai obat dan klinik desa. Menurut dia, saat ini minim obat dan minim fasilitas kesehatan di desa-desa, kemudian masih banyak masyarakat desa yang tidak tercakup oleh BPJS...
- Advertisement -

Baca berita yang ini