375 Rumah di Penjaringan Ludes Terbakar Dilalap Si Jago Merah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-375 rumah warga di Jalan Kapuk Muara Raya, Gang Rawa Elok, RT 011 dan 012 RW 04, Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, hangus terbakar pada Sabtu 8 Mei 2021 malam.

Humas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi DKI Jakarta Mulat Wijayanto mengatakan api yang menghanguskan 375 rumah di area 5.000 meter persegi itu cepat membesar karena rumah panggung. Sebanyak 200 rumah di RT 011 dan 175 rumah di RT012

“Karena disana banyak lapak (rumah panggung), bukan rumah permanen jadi gampang terbakar,” katanya.

Akibat insiden kebakaran itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 5 miliar. Setidaknya 375 keluarga atau total 1.449 jiwa terpaksa mengungsi karena rumahnya telah hangus dilahap api.

“Untuk sementara pengungsi di tempatkan di Lapangan bola Rw 04 Kapuk Muara Penjaringan,” katanya.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara melaporkan kebakaran yang terjadi di kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara diduga akibat korsleting listrik.

Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk menjinakkan api yang melahap rumah di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (8/5) sekira pukul 23.31. Penyebab kebakaran hingga kini masih diselidiki.

“Petugas yang dikerahkan sebanyak 75 orang,” kata Petugas Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara, Rangga di Jakarta Utara.

Dia merinci sebanyak 15 unit mobil pemadam dengan 85 personel dikerahkan dari Jakarta Utara dan dua unit lainnya bantuan dari Jakarta Barat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini