Tenteng Tas Mewah Senilai Rp 60 Juta Saat Makan di Warung Sate, Menantu Jokowi Jadi Sorotan

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Keluarga Presiden Joko Widodo tak pernah lepas dari sorotan publik. Kali ini menantu Jokowi, Selvi Ananda pun mendadak jadi perbincangan netizen lantaran fashion item-nya yang berharga selangit.

Berawal dari unggahan foto di akun Instagram @janethes_story pada Minggu, 9 Juni 2019 kemarin yang memperlihatkan deretan potret kunjungan keluarga Presiden Jokowi ke Yogyakarta.

Dalam foto-foto tersebut, Selvi Ananda berhasil mencuri perhatian lantaran penampilannya yang modis. Selvi tampak mengenakan atasan berwarna abu-abu dengan aksen ruffles yang dipadukan dengan celana panjang hitam.

Ia juga tampak cantik dengan polesan make up natural. Namun bukan itu yang paling disorot netizen.

Perhatian netizen justru berfokus pada tas yang ditenteng ibunda Jan Ethes itu. Saat makan bareng keluarga Presiden Jokowi di sebuah warung sate di Jogja, Selvi terlihat menggunakan sebuah tas.

Jika ditelisik, ternyata tas tersebut merupakan keluaran brand terkenal Chanel yang diberi nama Chanel Chevron Classic Flap Medium Bag. Dan ternyata, dikutip dari laman SpottedFashion.com, tas keluaran brand mode asal Prancis itu memiliki harga fantastis. Tas tersebut dibanderol seharga 4.260 US dollar atau setara Rp 60,6 juta.

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini