Kim Jung Hyun dan Seo Ji Hye ‘Crash Landing on You’ Dikabarkan Berkencan, Agensi Beri Pernyataan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pasangan second lead drama ‘Crash Landing on You’, Seo Ji Hye dan Kim Jung Hyun dikabarkan menjalin hubungan. Namun, hal ini langsung dibantah agensi.

Pada Kamis 8 April 2021, Sports Chosun melaporkan bahwa Seo Ji Hye dan Kim Jung Hyun menjalin hubungan setelah drama selesai. Keduanya bersama-sama membintangi “Crash Landing on You” sebagai pasangan cinta.

Setelah itu, Kim Jung Hyun membuat penampilan spesial di episode pertama drama terbaru Seo Ji Hye “Dinner Mate”. Bahkan, Kim Jung Hyun juga pernah mengunjungi pameran “teamLab: LIFE” setelah diundang oleh Seo Ji Hye.

Menurut media setempat, seorang kenalan dari kedua aktor tersebut mengungkapkan bahwa Kim Jung Hyun telah jatuh cinta pada feminitas dan kepintaran Seo Ji Hye. Sementara Seo Ji Hye, jatuh cinta pada perhatian dan antusiasme Kim Jung Hyun.

Menanggapi laporan tersebut, sumber dari agensi Seo Ji Hye menyatakan kepada Edaily, “Kami telah memeriksanya secara pribadi, dan dia mengatakan bahwa dia jelas tidak berkencan dengan Kim Jung Hyun. Kami bingung.”

Sumber dari agensi Kim Jung Hyun juga berkomentar kepada YTN Star, “Sejauh yang kami tahu, Kim Jung Hyun dan Seo Ji Hye tidak berkencan. Mereka hanya mempertahankan hubungan dekat sebagai senior dan junior setelah bekerja bersama di tvN’s ‘Crash Landing on You.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini