Pelihara Kucing Bikin Wanita Sulit Hamil, Mitos atau Fakta?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kucing merupakan hewan peliharaan yang banyak digemari masyarakat. Wajah dan tingkah lakunya yang lucu banyak mencuri hati para pecintanya.

Namun, meski terbilang hewan peliharaan yang menggemaskan, tak sedikit rumor-rumor beredar tentang kucing. Salah satunya ialah kepercayaan bahwa kucing membuat wanita sulit hamil.

Mitos atau fakta?

Hal ini bermula karena kucing terkenal sebagai hewan pembawa parasit toksoplasmayang. Menurut masyarakat, hal ini bisa menyebabkan kesuburan wanita terganggu.

Toksoplasma adalah parasit yang memang bisa disebarkan melalui kucing. Namun, toksoplasma terdapat pada kotoran kucing dan bukan dari air liur atau bulunya.

Tokso pada kotoran kucing bisa menginfeksi manusia jika masuk melalui mulut. Itu artinya, kamu harus mencuci bersih tanganmu setelah membersihkan bak pasir atau kandang kucing peliharaanmu ya.

Sementara itu, dapat dikatakan bahwa tokso sebenarnya tak memengaruhi kesuburan wanita. Hanya saja, jika parasit tersebut menyerang wanita hamil, bisa menyebabkan keguguran atau bayi lahir cacat.

Nah, berbeda dengan laki-laki. Parasit tokso justru bisa menjadi masalah kesuburan pada pria. Meski demikian, dapat dikatakan memelihara atau bermain dengan kucing tidak berbahaya bagi kesuburan ya. Hanya saja, kamu harus ekstra hati-hati saat membersihkan kotorannya agar parasit itu tak masuk ke tubuh kamu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Negara Hadir Menjamin Keamanan Jemaah Haji di Tengah Ketegangan Dunia

Oleh: Rian Hakim )*Ketegangan geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah tidakmengurangi komitmen pemerintah dalam memastikan penyelenggaraanibadah haji 2026 berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruhjemaah Indonesia. Pemerintah terus memperkuat koordinasi denganotoritas Arab Saudi serta menyiapkan berbagai langkah antisipatif agar situasi global tidak mengganggu pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.Fokus utama pemerintah saat ini tidak hanya pada kelancaranoperasional haji, tetapi juga perlindungan menyeluruh terhadap jemaahsejak keberangkatan hingga kepulangan. Di tengah dinamika konflikinternasional, negara hadir memberikan jaminan keamanan melaluidiplomasi, penguatan sistem perlindungan, hingga peningkatan koordinasilintas lembaga.Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memastikan kondisi keamanan tetap terkendali dan pelaksanaan haji berjalan lancar. Menurutnya, pemerintah Arab...
- Advertisement -

Baca berita yang ini