Jurnalis Australia Sebut Gerindra Mau Bangkitkan Lagi Rivalitas TNI-Polri

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Partai Gerindra yang dikomandani Prabowo Subianto disebut sedang bermain api dengan menyanjung TNI dan menghujat polisi saat menangani kerusuhan 21-22 Mei 2019. Rivalitas keduanya ingin dibangkitkan lagi.

Hal tersebut diungkapkan Max Walden kandidat doktor hukum yang juga wartawan ABC, media Australia berpengaruh.

Max menanggapi pernyataan tertulis Partai Gerindra yang menyebut pendekatan TNI dalam menangani massa kerusuhan lebih baik dari tindakan yang dilakukan Polri.

“Tidak bermaksud menggurui atau mengajari, mungkin anggota Polri yg bertugas bisa mencontoh pendekatan seperti yang dilakukan oleh TNI. Sejauh ini, semua pendekatan yg dilakukan oleh TNI mendapat sambutan baik oleh massa,” begitu pernyataan pada akun resmi Partai Gerindra.

Menurut Max Waldern pernyataan itu sebagai upaya membangkitkan kembali rivalitas TNI dan Polri yang telah ada sebelum ini. Hal tersebut merupakan sikap yang tidak bijaksana menurut Max.

“Partai Gerindra pimpinan Prabowo sedang bermain api dengan menyatakan polisi harus belaja dari TNI dalam menangani kerusuhan 21-22 Mei 2019. Itu mencoba mengeksploitasi rivalitas lama kedua institusi dalam iklim politik sekarang adalah hal yang tidak bertanggung jawab,” begitu pernyataan tertulis MaX Walden.

https://twitter.com/maxwalden_/status/1131733954862567424
Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini