Pensiun dari Microsoft, Bill Gates Banting Setir Jadi Penyiar Podcast

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jika mendengar nama Bill Gates, tentu yang muncul diingatan adalah seorang pendiri Microsoft, bukan? Namun, tampaknya kini kamu harus mengganti stigma tersebut.

Usai pensiun dari perusahaan raksasa itu, Bill Gates kini memutuskan menjadi seorang penyiar podcast. Podcast yang ia buat itu merupakan seri terbatas bersama pembuat film, aktris, dan aktivis Rashida Jones.

“Bill dan Rashida membahas bagaimana Covid-19 akan selamanya mengubah tempat kerja kita, sekolah kita, dan bahkan kehidupan sosial kita. Mereka juga menjadi nyata dengan (National Institute of Allergy) dan Infectious Diseases) direktur Dr. Anthony Fauci tentang apa yang dapat kita harapkan di bulan-bulan mendatang,” kata seorang promosi untuk podcast Gates dan Jones dilansir dari CNet.

Podcast pertama Gates dengan Jones itu bertajuk, “Bill Gates and Rashida Jones Ask Big Question”. Episode itu akan rilis Senin 16 November 2020 dan Dr. Anthony Fauci akan menjadi tamu pertama. Kabar tersebut juga diunggah langsung oleh Gates di akun Twitternya.

Dalam cuitannya, Gates mengatakan bahwa ia dan Jones akan membahas tentang beberapa masalah terbesar yang dihadapi dunia dengan tamu istimewa termasuk penulis, ahli dan teman. Tak hanya itu, sebuah trailer yang turut diunggah Gates dalam cuitannya itu memperlihatkan dirinya dan Jones saling bertanya mengenai kehidupan dalam 20 tahun ke depan.

Bill Gates memutuskan untuk pensiun dari perusahaan Microsoft yang didirikannya. Ia beralasan ingin lebih mendalami kegiatan sosial di masa pensiunnya. Ia pun memutuskan menggarap podcast yang tengah digandrungi kaum milenial bersama Rashida Jones.

Jones merupakan putri dari produser musik, Quincy Jones. Ia pun sempat ikut menyutradarai dan memproduksi film dokumenter pemenang Grammy Award 2018, Quincy, tentang ayahnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini