Bruno Fernandes Rela Tak Cetak Hattrick demi Cavani

Baca Juga

MATA INDONESIA, LIVERPOOL – Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes mengaku tak kecewa gagal mencetak hattrick. Di saat dalam posisi bagus, Fernandes memilih mengumpan ke Edinson Cavani.

Fernandes tampil gemilang saat MU mengalahkan Everton 3-1, Sabtu 7 November 2020 di Goodison Park. Fernandes mencetak dua gol dan satu assist. Satu gol lain dicetak Cavani.

Pemain asal Portugal menjawab kritikan pedas yang dialamatkan kepadanya usai tampil buruk ketika MU kalah 1-2 lawan Istanbul Basaksehir di Liga Champions. Bahkan, tak sedikit yang menyebut itu adalah penampilan terburuk Fernandes sejak gabung MU pada Januari lalu.

Fernandes menjawab dengan penampilan apik lawan Everton. Bahkan, dia punya peluang mencetak hattrick di laga ini. Hanya saja, dia memilih mengumpan ke Cavani yang berujung gol pertama pemain asal Uruguay bersama MU.

“Sebagai pemain nomor 10 (gelandang serang), tugas saya adalah melayani rekan setim seperti yang saya lakuka ketika mengumpan bola ke Cavani,” ujar Fernandes, dikutip dari Manchester Evening News, Minggu 8 November 2020.

“Saya punya peluang untuk menembak dan mungkin saya bisa mencetak hattrick. Tapi saya melihat posisi Cavani tak terkawal dan dia berhasil memanfaatkan peluang itu menjadi gol. Saya tidak mempermasalahkannya,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini