Gagal Menang, Lukaku Sorot Mentalitas Inter

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Inter Milan ditahan imbang Borussia Monchengladbach di matchday pertama Liga Champions Grup B. Menurut Romelu Lukaku, mental Inter belum kuat.

Berlaga di Giuseppe Meazza, Kamis 22 Oktober 2020 dini hari WIB, Inter ditahan imbang Gladbach dengan skor 2-2. Bahkan, Nerazzurri hampir kalah andai Lukaku tak mencetak gol di menit akhir.

Dua gol Gladbach dicetak Ramy Bensebaini dan Jonas Hofmann, sementara Lukaku memborong dua gol Inter dimana salah satunya dicetak di menit ke-90.

“Menurut pendapat saya, ini bukan hasil bagus. Kami bisa lebih baik lagi. Kami harus terus bekerja keras dan kuat secara mental, karena ini bukan momen mudah bagi kami. Kami harus tetap percaya pada kualitas tim,” kata Lukaku, dikutip dari Football Italia, Kamis 22 Oktober 2020.

Selain imbang lawan Gladbach, di Serie A Inter juga kehilangan beberapa poin setelah imbang lawan Lazio dan kalah dari AC Milan.

“Kini kami harus lebih kuat lagi, terutama secara mental, dan lebih baik di sisi pertahanan karena dua gol yang tercipta terjadi karena kesalahan. Kami membuat banyak kesalahan dan membuang-buang peluang mencetak gol. Jika tak bisa memanfaatkan peluang, maka kami harus siap menerima akibatnya,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini