Akibat Pidato RM, Army di China Luka Parah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pidato kontroversi leader Bangtan Boys (BTS), Rap Monster (RM) di ajang Van Fleet Award kian memanas. Sebagaimana diketahui dalam pidatonya, RM menyinggung masalah peringatan 70 tahun Perang Korea dan pentingnya mengingat setiap pengorbanan yang telah dilakukan para pendahulu.

Akibat pidato tersebut, RM pun menuai berbagai kecaman dan reaksi negatif, khususnya dari masyarakat China di Twitter dan media sosial lainnya. Mereka menilai bahwa BTS telah melukai perasaan mereka lantaran membahas isu sensitif.

Kabar terbaru mengatakan bahwa seorang warga China mengalami pengeroyokan hingga babak belur lantaran casing telepon selulernya bergambar BTS. Hal tersebut berdasarkan unggahan di situs Weibo.

Lebih lanjut warga dengan casing BTS tersebut mengalami luka parah di bagian wajah dan kakinya patah, sehingga korban harus di rawat di rumah sakit selama sebulan. Akan tetapi belum ada pernyataan resmi terkait insiden yang tengah ramai di situs Weibo tersebut

“Dia pantas untuk dipukuli karena masih menyukasi BTS,” ucap salah satu warga Negara China, seperti dilansir All K-Pop, Rabu 14 Oktober 2020.

Bukan hanya menui kecaman warga China, akibat pidato tersebut brand besar asal Negeri Ginseng, Samsung menghapus konten produk terkait BTS yang notabene model resmi mereka di wilayah China.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini