Rizky Febian Bagikan Video Jokowi Nyanyi Lagu ‘Cuek’, Netizen Heboh!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penyanyi muda Rizky Febian baru saja merilis lagu terbarunya yang berjudul ‘Cuek’ pada 7 Agustus lalu. Rizky juga telah merilis musik videonya dengan menggandeng Anya Gerladine sebagai modelnya.

Di Instagramnya, Rizky membagikan video presiden Joko Widodo yang menyanyikan lagu ‘Cuek’ miliknya. Postingan ini lantas menarik perhatian para pengikutnya di Instagram.

Rizky pun mengucapkan terima kasih banyak kepada jokowi karena merasa bangga lagunya dinyanyikan orang nomor satu di Indonesia tersebut. “Terimakasih bapak, suatu kebanggaan dan kehormatan untuk saya ,bapak menyanyikan lagu ‘Cuek’ ?? Video from @dfsmoody,” tulis putra sulung dari komedian Sule itu pada Jumat 25 September 2020.

Eits, tapi jangan dipikir kalau Jokowi benar-benar menyanyikan lagi anak dari Sule itu ya. Sebab, video tersebut hanyalah sebuah hasil kreativitas alias editan dari salah seorang netizen.

Video tersebut berisi potongan-potongan kata dari Presiden Jokowi saat melaksanakan pidato kenegaraan. Pidato Jokowi dicocokkan dengan lirik lagu “Cuek”.

Postingan terbaru dari Rizky itu pun sukses mencuri perhatian dari para netizen. Para netizen sepertinya ikut terhibur dan memberikan pujian untuk skill editing serta keberanian editor yang mengedit video tersebut.

“Yang edit gilahh?,” komentar @gbu**ma.

“Hahahhaha gemeshhh bangettt!!gokil sih iniiii ??? yang ngedit top jempol! ?,” tulis @olamph**obooth.

“Asli keren parah,yg edit mantap sekali?,” kata @alyt**90.

“Yang Ngedit Dapet Sepeda Gasiih?,” tulis @andi_m**awara16.

“Nyalinya gede juga yang ngedit…Tapi bagus njay???,” kata @sayme**nisaji.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini