K-Netz Murka! Media Jepang Sebut BTS ‘Dynamite’ dan Film ‘Parasite’ Konspirasi

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Baru-baru ini netizen Korea Selatan alias K-Netz dibuat kesal dengan media Jepang. Pasalnya, kesuksesan BTS dan film ‘Parasite’ diklaim oleh beberapa para ahli di Jepang sebagai proyek pemerintah Korea Selatan.

Dalam postingan di forum online, seorang netizen membeberkan acara di Jepang yang membahas popularitas BTS dan juga ‘Parasite’ yang digarap oleh sutradara Bong Joon Ho di tahun 2019.

Seperti diketahui, belum lama ini BTS berhasil mencetak sejarah. RM cs ini meraih posisi pertama dalam tangga lagu Billboard Hot 100, dengan “Dynamite”.

Dilansir dari Billboard dan Soompi, BTS merupakan grup Korea Selatan pertama yang berhasil meraih posisi ini. Sebelumnya, rekor tertinggi BTS dalam tangga lagu ini adalah nomor empat, dengan “ON”.

Pencapaian BTS ini mengundang pujian, termasuk dari Presiden Korea Selatan, Moon Jae In. Lewat akun Twitter pribadinya, ia bercuit dalam bahasa Korea dan Inggris sekaligus.

“BTS mencapai posisi No 1 di tangga lagu Billboard Hot 100, menuliskan bab baru sebagai grup band Korea pertama yang melakukannya. Setelah memuncaki daftar album Billboard 200 selama empat kali, kini mereka mencapai No 1 di kedua daftar,” tulis Moon Jae In. Ia menambahkan, “Ini benar-benar hebat.

View this post on Instagram

⠀ #BTS #방탄소년단 #BTS_Dynamite Group Teaser Photo 1

A post shared by BTS official (@bts.bighitofficial) on

Sementara itu, film garapan Bong Joon-ho secara mengejutkan keluar sebagai pemenang kategori Best Picture atau Film Terbaik dalam Academy Awards ke-92 atau Piala Oscar 2020.

Kemenangan Parasite ini sudah diprediksi banyak pihak, termasuk para pakar, pengamat film hingga kritikus papan atas. Dengan kemenangan ini, Parasite menjadi satu-satunya dalam sejarah Oscar, kategori Best Picture dimenangkan film berbahasa asing.

Dalam progaram acara di Jepang yang membuat K-Ntez marah itu, seorang penulis, Murata mengemukakan pendapatnya terkait kesuksesan tingkat dunia yang diraih oleh Korea Selatan lewat berbagai karyanya.

“Pastinya, Korea telah secara institusi menggunakan budaya atau olahraga nasional mereka untuk memperbaiki citra mereka..,” kata dia.

“Bukan hanya olah raga, tapi juga bioskop. Satu-satunya alasan mengapa film Korea sedang naik daun saat ini adalah karena ini adalah proyek yang diatur oleh pemerintah. Itu sebabnya kasusnya berbeda dengan Jepang,” lanjutnya.

Acara diskusi media yang disiarkan pada 10 September itu membahas klaim terkait BTS dan ‘Parasite’ yang disebut sebagai bagian dari proyek atau konspirasi nasional. Berikut beberapa tanggapan dari K-Netz:

“Para reporter ini tidak tahu bagaimana BTS tumbuh menjadi sukses,” kata seorang netter.

“Bahkan negara-negara yang lebih kecil telah memenangkan Oscar dan masuk dalam tangga lagu Billboard. Apakah Anda mengklaim bahwa mereka semua bekerja di bawah semacam konspirasi nasional?” komentar netter.

“Sejujurnya, setidaknya jika Anda akan mengakui bahwa apa yang disebut proyek nasional ini telah bekerja dengan sangat baik, mengapa tidak mencoba menirunya,” ujar yang lain.

“Semuanya, jangan tertipu. Klaim itu telah dibuat selama lebih dari 10 tahun. Hanya saja BTS dan ‘Parasite’ benar-benar telah diperhatikan oleh dunia akhir-akhir ini dan sekarang derajatnya telah meningkat,” pungkas lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini