Bahar Smith Bikin Bola Mata Cahya Pendarahan dan Gangguan Fungsi Otak

Baca Juga

MINEWS, BANDUNG – Sidang lanjutan kasus tindak kekerasan yang dilakukan Bahar bin Smith yang dilaksanakan Rabu 24 April 2019, melahirkan fakta baru. Menurut ahli forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polri, dr Abe Umaro, korban Cahya Abdul Jabar mengalami pendarahan di bola mata.

“Ada pendarahan di mata kiri, seperti bercak di bola mata bagian putihnya, ada bercak darah,” ujar dr Abe saat memberikan kesaksian dalam sidang yang digelar Pengadilan Negeri Bandung.

Dalam kesaksiannya, Abe menyatakan pendarahan tersebut terlihat saat pertama kali Cahya dibawa penyidik ke RS Polri pada 5 Desember 2018 lalu. Saat itu juga dirinya langsung melakukan visum terhadap korban dan hasilnya menunjukkan ada bekas luka-luka pada wajahnya.

“Luka-luka tersebut bisa diakibatkan benturan benda tumpul,” kata Abe.

Akibat luka tersebut, Cahya harus mendapatkan perawatan selama 5 hari di rumah sakit untuk penyembuhan lukanya. Abe pun melakukan rujukan untuk pemeriksaan evaluasi diagnosis cedera kepala.

Selain pendarahan pada mata, ada juga cedera pada bagian depan kepala. “Cedera kepala ringan. Benturan struktur kepala menyebabkan gangguan fungsi otak sementara,” katanya.

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini