Heboh! Mantan Idol Ini Hamil Gegara Tidur dengan Banyak ‘Sponsor’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Buat para penggemar K-Pop pasti sudah tak asing lagi dengan kata ‘sponsor’. Sponsor adalah perjanjian di mana pemberi sponsor akan membantu finalsial si artis dengan hubungan seksual sebagai gantinya.

Yups, bisa dibilang ‘sponsor’ ini bisa membuat seseorang menjadi terkenal dengan cara cepat. Seperti diketahui, persaingan untuk menjadi artis di Korea cukup ketat.

Pada 12 Agustus, netizen Korea atau K-netz dikejutkan dengan sebuah postingan Instagram yang diduga milik tentang mantan anggota girlband. Mantan idol itu diduga hamil setelah menjalin hubungan dengan “sponsornya”.

BACA JUGA: Kebaikan Jungkook BTS di Apartemen Diungkap Fans, Salah Satunya Dipesankan Makanan

Menurut informasi, mantan member girlband ini dulunya juga model di arena balap. Ia bahkan pernah membuat postingan di Instagram-nya yang menyatakan bahwa dia memiliki hubungan setelah menjadi mendapatkan “sponsor”.

Dari situlah banyak yang percaya si mantan idol ini melakukan hubungan seksual dengan “sponsornya” secara teratur karena dia menyatakan di postingan Instagram-nya juga bahwa dia telah disponsori oleh pria kaya dalam “kondisi” tertentu.

Menurut postingan Instagramnya, mantan member girl grup B itu menyatakan bahwa dirinya telah mengenakan pakaian minim sejak menjadi model balap. Dia kemudian bertemu banyak orang dan tergoda oleh uang.

“Aku mendapat ‘sponsor’ dengan ‘syarat’. Aku menjadi terkenal setelah menjadi bagian dari girl grup OOOO dan menerima lebih banyak tawaran ‘sponsor’ dengan ‘syarat’ gaji yang lebih tinggi. Akhirnya, aku menerimanya seorang sponsor bersyarat dan pergi untuk tinggal di China. Aku kembali dan melakukan ‘sponsor’ lain dan hamil dengan seorang putra. Aku mengerti bahwa pria itu tidak akan bertanggung jawab atas diriku tetapi sekarang aku tidak tahu harus berbuat apa,” tulisnya.

BACA JUGA: Heboh! Foto Tak ‘Normal’ BTS Sering Dipakai Program Berita Korsel, Begini Reaksi K-Netz

Mantan member girlgrup yang disebut Ms. B itu menyatakan bahwa dia pernah berhubungan seksual dengan berbagai pria. Bahkan, ia diketahui hamil.

Postingan ini sendiri dibuat kira-kira tiga bulan yang lalu, jadi sulit untuk memastikan kebenarannya. Banyak netizen menyatakan bahwa akun tersebut mungkin saja telah diretas.

Hal karena mereka menyatakan bahwa mereka tidak dapat mempercayai cerita tersebut karena Ms. B baru-baru ini mengunggah postingan lain yang mengungkapkan bahwa dia hamil.

Ibu B mengunggah foto USG kehamilannya belum lama ini. Namun, foto USG belum disertifikasi bahwa yang memposting di Instagram adalah Ibu B.

BACA JUGA: Menarikan Lagu Milik BTS di Kereta, Tiga Tentara Korea Utara Dihukum

Saat kontroversi ini meningkat dan netizen telah mengungkap identitas mantan anggota girl grup tersebut. Ia adalah anggota Pocket Girl, Bom Sooyeon.

Agensinya juga sudah mengeluarkan pernyataan. Namun, agensi Bom Sooyeon membuat pernyataan yang mengklaim bahwa akun yang bermasalah bukanlah Bom Sooyeon. Diklaim seseorang telah meniru Bom Sooyeon yang mengaku sebagai dirinya di media sosial.

Agensi saat ini mencoba mencari cara untuk menghapus akun tersebut dan sedang mendiskusikan untuk mengambil tindakan hukum. Sementara itu, Pocket Girls merilis single digital “Bang Bang” pada tahun 2015. Bom Sooyeon diketahui telah meninggalkan grup.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini