Viral, Bocah Penjual Tisu Ini Sempatkan Baca Quran di Tangga Ruko Sembari Nunggu Dagangan Tisunya yang Belum Laku

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Aksi seorang bocah penjual tisu sukses membuat para netizen terenyuh. Foto bocah ini viral usai diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo.

Dalam foto yang beredar luas terlihat seorang anak kecil penjual tisu tengah duduk di sebuah tangga toko. Tepatnya di Toko Bintang Alauddin di Makassar.

Bocah berbaju hijau itu tampak sedang istirahat sembari menunggu pembeli datang. Namun yang menarik, ia tak hanya duduk diam melainkan duduk sambil membaca Alquran.

Melihat aksi bocah tersebut, netizen pun merasa salut. Banyak yang kemudian mengomentarinya.

“Banyak rejekinya dek..lancar jualannya…tetaplah menjadi baik..,” tulis @devin_eliezer_ticoalu.

“Sehat dan bahagia slalu y syg anak soleh !! Aamiin,” komentar @erma_maramba.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini