Diduga Warga Indonesia, Pria Ini Ikut Kerusuhan di AS

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Seorang pria diduga merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) tertangkap kamera tengah ikut dalam kerusuhan yang terjadi di Amerika Serikat, menyusul kematian George Floyd.

Belum diketahui identitas asli pria diduga WNI itu. Namun, kabarnya ia kelahiran Indonesia yang telah dinaturalisasi menjadi warga AS.

Tampak dalam foto yang beredar, pada lengan kanan pria tersebut, terdapat sebuah tatto yang cukup besar dengan gambar pulau-pulau di Indonesia.

Pria itu tampak beringas. Ia mengambil sebuah benda yang besar lalu melemparkannya ke kaca gedung Wells Fargo Bank.

Tentu saja aksi pria diduga WNI itu menjadi sorotan dunia. Di Indonesia saja, kelakuannya memancing reaksi netizen yang merasa malu, seperti dilihat dari postingan akun Instagram @sejarah_x, Senin 1 Juni 2020.

“Oi dna tawurannya jangan dibawa ke barat woi. Malu2in ae,” tulis akun @hubertandreean di kolom komentar.

“Gak di indonesia gak di luar negeri, peranan orang indonesia sama, leader demo rusuh,” tulis akun @ash_haa_bul_kah_fi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini