Viral! Bukber Seru-seruan ala Sultan, Saling Berebut Bayar Nyatanya Ditagih Satu-satu

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Video yang memperlihatkan aksi sekelompok orang sedang berbuka puasa ala sultan. Mereka berebut untuk membayar semua tagihan makanan yang dipesan, namun setelah itu mereka malah ditagih satu per satu.

Video ini diunggah oleh akun Tiktok @herwinalnurdin pada Sabtu 17 April 2021 lalu. Nampaknya, video ini dibuat hanya untuk kepentingan konten dan seru-seruan semata.

Isi video menampilkan sejumlah wanita sedang duduk di sebuah restoran Padang. Di sisi lain ada seorang waiters yang berdiri.

Mereka diketahui hendak membayar tagihan yang berjumlah jutaan rupiah setelah berbuka bersama di restoran itu. Seperti ala-ala Sultan, mereka saling berebut untuk membayar semua tagihan itu.

Masing-masing dari mereka menyerahkan kartu kredit ke waiters tadi. Mereka pun meminta sang waiters untuk memilih salah satu.

“Buka bersama ala sultan biar kaya om sebelah,” tulis pemilik akun Tiktok tersebut.

“Nggak mau kalah kita bayarnya juga pakai kartu acak, maklum sultan mah gini,” lanjutnya.

“Semua rebutan pengen bayarin bill yang totalnya jutaan rupiah,” tulisnya lagi.

Setelah terpilih kartu milik seseorang dari mereka, semua pun heboh dan bersorak-sorak karena sudah ada yang mebayar semua tagihan. “Temen gue seneng banget, dia yang kepilih dia yang bayarin, kebanyakan duit katanya,” lanjutnya lagi.

Namun tak lama kemudian dalam video tersebut muncul tulisan, “But, We Lie”, yang artinya “Tapi, Kita Bohong”. Setelah itu, muncul sebuah grup WhatsApp yang memuat percakapan orang-orang tadi.

Salah seorang dari mereka lantas membagikan bill dari restoran. Ia bahkan merinci harga yang harus dibayar masing-masing orang yang ikut dalam acara buka bersama itu.

Video tersebut pun viral dan mendapat beragam komentar dari netizen. Nampaknya, banyak netizen yang merasa tertipu dengan cara berebut bayar tersebut.

“Ngakak banget kirain ditraktir, eh malah ditagih di grup bayar masing-masing,” komentar @bukan****rbaik.

“Ini sih emang sengaja BSS (bayar sendiri sendiri) tapi untuk seru-seruan dibikin tumpuk card gitu. Inikan hiburan. Banyak banget yang bilang gak ikhlas wk ga punya geng pasti,” kata @nit*****ningrum.

“Yang penting ngonten dulu biar kelihatan wah di depan waiters,” tulis @san***tyo.

“Oh jadi gini ternyata yang rebutan ngasih karti itu,” komentar @herwi*****rdini.

“Gue kira emang dibayarin… lah digrup ditagih,” kata @wha****lle.

Lihat videonya di sini!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini