Jangan Kalap! Begini Tips Lebaran saat Meski Tergoda Banyak Makanan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menyambut lebaran, sajian masakan spesial selalu ada di meja makan. Namun biasanya, makanan yang dibuat tinggi akan kalori dan kolesterol.

Karena tergiur, semua sajian tersebut dapat membuat kita kalap makan.

Tentu sulit menahan godaan makanan berminyak dan bersantan apalagi setelah sebulan berpuasa. Padahal, makanan tersebut bisa saja menjadi masalah bagi kesehatan.
Berikut adalah tips tetap sehat di saat lebaran ketika kamu sulit menahan godaan makanan.

1. Prioritaskan makan sayur

Meskipun gulai, semur, rendang, dan opor terlihat menggoda, usahakan makan sayur sebagai pembuka. Cara terbaik untuk mengendalikan dan mengurangi nafsu makan adalah dengan konsumsi sayuran lebih dahulu seperti salad atau tumisan sayur.

2. Minimalisir asupan gula

Akan banyak sekali asupan gula saat hari raya idul fitri. Dilansir dari Popmama, untuk menjaga kesehatan, batasi asupan gula dengan mengurangi minuman bersoda. Lebih baik minum air putih.

3. Kontrol porsi makan

Karena banyaknya hidangan yang tersaji, kamu harus kontrol porsi makan. Jika ingin mencicipi semua makanan yang tersedia, ambil dengan porsi kecil untuk sekedar mencicipi.

4. Tetap olahraga

Setelah menyantap hidangan yang mengandung kalori tinggi, lemak jahat dan kadar gula yang tinggi, tetaplah berolahraga. Cukup dengan berjalan ringan saat silaturahmi akan membantumu.

Reporter: Dinda Nurshinta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini