Doa Hari Ke-13 Ramadan Lengkap dengan Artinya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ramadan sudah mendekati dua pekan. Hari ke-13 ini, Rabu 6 Mei 2020, mari kita terus meningkatkan amal ibadah sholeh selama bulan Ramadan ini untuk mendapatkan berkah sebanyak-banyaknya.

Tak lupa menyiapkan diri menyambut hari kemenangan, Idul Fitri yang tak terasa sisa 17 hari lagi kita akan menjumpainya.

Selain itu, kita juga harus mendoakan agar negara dan bangsa tercinta, Indonesia, segera terbebas dari pandemi corona atau Covid-19 yang melanda. Semoga mereka yang terjangkit diberi kesembuhan, mereka yang meninggal diterima amal sholehnya oleh Allah SWT.

Berikut, doa hari ketigabelas Ramadan, lengkap beserta artinya, menurut nukilan Kitab Mafatih Al Jinan, untuk seluruh umat Islam apapun mazhabnya:

اللهم صل على محمد وآل محمد
اَللَّهُمَّ طَهِّرْنِي فِيْهِ مِنَ الدَّنَسِ وَاْلاَقْذَارِ، وَصَبِّرْنِي فِيْهِ عَلَى كَائِنَاتِ اْلاَقْدَارِ، وَوَفِّقْنِي فِيْهِ لِلتُّقَى وَصُحْبَةِ اْلاَبْرَارِ، بِعَوْنِكَ يَا قُرَّةَ عَيْنِ الْمَسَاكِيْنَ
Allâhumma thahhirnî fîhi minad danasi wal aqdzâr, wa shabbirnî fîhi ‘alâ kâinâtil iqdâr, wa waffiqnî fîhit tuqâ wa shuhbatal abrâr, bi’awnika yâ Qurrata ‘aynil masâkîn.
Artinya:
Ya Allah, sucikan daku di dalamnya dari noda dan kotoran, anugrahkan padaku di dalamnya kesabaran pada ketentuan takdir-Mu, bimbinglah daku di dalamnya pada ketakwaan dan berteman dengan orang-orang yang baik, dengan pertolongan-Mu wahai Penyejuk hati orang-orang yang miskin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini