Berikut Jadwal Salat Maghrib dan Buka Puasa di Seluruh Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kementerian Agama telah menetapkan 1 Ramadan 2020/1441 Hijriah jatuh pada Jumat 24 April 2020. Kebijakan ini sejalan dengan penetapan dari Muhammadiyah.

Muhammadiyah menetapkan awal Bulan Ramadan menggunakan metode Hisab. Hal ini tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah nomor 01/MLM/I.0/E/2020.

Berikut jadwal Imsakiyah Ramadan 2020/1441 H yang dirilis PP Muhammadiyah, sebagaimana dikutip dari Muhammadiyah.or.id.

1. Aceh – Banda Aceh

2. Ambon

3. Banjarmasin (Kalsel)

4. Bengkulu

5. Bandung (Jabar)

6. Denpasar (Bali)

7. DI Yogyakarta

8. DKI Jakarta

9. Jambi

10. Jayapura (Papua)

11. Kendari

12. Kupang

13. Lampung

14. Makassar

15. Mamuju

16. Manado

17. Manokwari

18. Mataram

19. Medan (Sumut)

20. Mimika

21. Padang (Sumbar)

22. Palangkaraya (Kalteng)

23. Palembang (Sumsel)

24. Palu

25. Pangkalpinang

26. Pekanbaru

27. Pontianak (Kalbar)

28. Samarinda (Kaltim)

29. Semarang (Jateng)

30. Serang

31. Surabaya (Jatim)

32. Tanjungpinang

33. Tanjung Selor

34. Ternate

35. Gorontalo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini