Berbuka Puasa dengan Air Dingin, Amankah?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Berbuka puasa adalah waktu yang sangat ditunggu di bulan Ramadan. Menjelang berbuka tentu kamu akan menyiapkan beragam makanan dan minuman untuk segera disantap.

Salah satunya yang tak boleh ketinggalan ialah air dingin. Minuman tersebut tentu sangat menggoda iman dan nikmat jika diteguk saat berbuka.

Namun, meski terasa segar, banyak orang yang meragukan berbuka puasa dengan air dingin lho! Mereka menganggap berbuka puasa dengan air dingin tak baik untuk kesehatan. Benarkah?

Dilansir Hello Sehat, minuman buka puasa yang dingin tidak baik untuk tubuh. Menurut Praktisi gizi klinis dan olahraga, Rita Ramayulis, berbuka dengan minuman yang terlalu dingin akan membuat kerja lambung lambat karena harus menyesuaikan dengan suhu tubuh.

Apalagi, perut telah lama tidak diisi makanan ataupun minuman selama lebih dari 12 jam. Nah, lambung akan mengalami kontraksi atau kaget ketika langsung menerima air dingin.

Kalau sudah begini, perut juga akan terasa kembung jika berbuka puasa langsung dengan minuman dingin. Tentu hal ini akan sangat tak nyaman dan membuat ibadah kamu yang lain jadi tak maksimal.

Maka, tenaga kesehatan menganjurkan untuk buka puasa dengan minuman yang manis dan hangat. Hal ini bertujuan supaya tidak membuat kaget lambung yang kosong setelah seharian penuh.

Selain nyaman di perut, suhur air hangat bisa lebih mudah diadaptasi oleh tubuh. Dengan begitu, perut akan terasa tenang dan kamu bisa melanjutkan ibadah dengan maksimal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini