Waspada, Tiga Varian Mutan Covid19 Ditemukan Semua di Jakarta

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tiga varian mutan dari virus SARS-Cov-2 penyebab Covid19 yang menjadi perhatian dunia ditemukan semua di DKI Jakarta.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota Jakarta, Senin 14 Juni 2021.

“Ketiga jenis varian baru itu ditemukan setelah Dinas Kesehatan melakukan Whole Genome Sequencing (WGS) dengan mengirimkan sampel dari pasien yang terduga kriteria tersebut,” kata Widyastuti.

Pemeriksaan sampel melalui WGS itu dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov DKI Jakarta) sejak 30 Mei 2021.

Dia menjelaskan varian baru corona itu ditemukan pada 19 pekerja migran Indonesia (PMI), lima di antaranya merupakan warga Jakarta yang bekerja di luar negeri, kembali ke Indonesia melalui pintu masuk Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta.

Saat ini, sebagian pekerja migran yang terpapar varian baru corona itu tengah melakukan isolasi di Wisma Atlet Pademangan Jakarta Utara.

Ketiga varian mutan tersebut adalah Alpa dari Inggris, Beta dari Afrika Selatan, dan Delta berasal dari India. Ketiganya kini menjadi varian of concern (VoC) dunia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini