Warbiasah! Baru 8 Bulan Lahiran, Istri Ricky Harun Sudah Hamil Lagi Anak Ke-4

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kabar membahagiakan datang dari pasangan artis Ricky Harun dan Herfiza. Ricky Harun baru saja mengumumkan jika sang istri saat ini tengah hamil anak ke-4.

Kehamilan tersebut membahagiakan sekaligus mengejutkan. Pasalnya, Herfiza diketahui baru saja melahirkan anak ketiganya delapan bulan lalu.

Kabar kehamilan Herfiza diumumkan melalui vlog keluarga Ricky Harun. Dalam vlog tersebut, terlihat Ricky dan sang bunda, Donna Harun, tengah menemani Herfiza mengecek kandungannya di rumah sakit.

Diketahui dari pemeriksaan tersebut, usia kandungan Herfiza kini sudah memasuki 7 minggu 2 hari.

“Waktu sebulan abis ngelahirin, udah dibilangin pasang spiral. Kan boleh untuk menjaga jarak anak satu ke anak lain. Cuma malas-malasan ke dokter, jadinya tembus lagi,” kata Ricky Harun, dikutip dari Youtube, Jumat, 16 Agustus 2019.

“Kita akan punya baby baru lagi. Doain semoga Fiza diberikan kesehatan, kandungannya juga. Dan bisa sehat sampai lahirin,” tambahnya.

Anak ke-4 Ricky dan Herfiza diperkirakan bakal lahir pada Maret 2020 mendatang. Hari perkiraan lahir (HPL) diprediksi 3 Maret sampai 24 Maret 2020.

Selamat ya Ricky Harun dan Herfiza!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini