Wamenag: Optimis Ibadah Haji 2021 Bisa Terselenggara

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi optimistis bahwa ibadah haji 2021 bisa terselenggara meski dengan pembatasan kuota Jemaah.

Meski demikian, Wamenag menyatakan bahwa pihaknya masih terus menunggu informasi resmi dari Arab Saudi dan terus melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021 M.

“Kami masih optimis kemungkinan diselenggarakan haji tahun ini masih terbuka,” kata Zainut, Selasa 13 April 2021.

Adapun terdapat dua alasan yang melatarbelakangi optimisme ini yaitu dua negara yang meliputi Saudi dan Indonesia telah melakukan vaksinasi dalam rangka menanggulangi pandemi Covid-19. Kedua, disebabkan karena otoritas Arab Saudi akan membuka penerbangan internasional pada 17 Mei 2021.

Maka, Zainut menegaskan bahwa bila ibadah haji diselenggarakan dengan kuota terbatas pihaknya akan melakukan seleksi berdasarkan kriteria. Meliputi, kuota haji yang dibagi secara proporsional sesuai kuota provinsi dan/atau kabupaten/ kota tahun 1441 H/2020 M.

Kemudian, Jemaah Haji Lunas Tahun 1441 H/2020 M, akan diurutkan berdasarkan nomor porsi per provinsi dan/atau kabupaten/ kota.

Lalu, daftar berhak lunas disusun berdasarkan nomor urut porsi per provinsi dan/atau kabupaten/kota serta besaran alokasi kuota haji tahun 1442 H/2021 M.

Keempat, jemaah haji lunas tahun 1441 H/2020 M dan masuk alokasi kuota haji tahun 1442 H/2021 M namun mengajukan pengembalian setoran lunas tetap diberikan kesempatan untuk melunasi kembali.

Terkahir, yaitu jemaah haji lunas tahun 1441 H/2020 M namun tidak masuk alokasi kuota haji tahun 1442 H/2021 M menjadi cadangan sesuai urutan nomor porsi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih Tumbuh dari Kebutuhan Warga

Oleh: Yusuf Rinaldi*Pembangunan ekonomi desa terus menjadi prioritas pemerintah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintahmemastikan petani memperoleh pupuk tepat waktu, ibu rumah tangga menikmatiharga sembako yang terjangkau, pelaku usaha mikro memiliki akses pasar yang lebih luas, serta masyarakat desa semakin mudah menjangkau layanan keuangan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, komitmen tersebutdiwujudkan melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkankesejahteraan, memperkuat kemandirian desa, dan mendorong pemerataanpembangunan sesuai potensi masing-masing wilayah.Keseriusan itu tampak jelas sejak awal. Dalam rapat terbatas bersama...
- Advertisement -

Baca berita yang ini