Wajib Tahu! Nonton Bola Ternyata Sama Sehatnya Dengan Berolahraga

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Penelitian terbaru dari University of Leed menemukan bahwa menonton pertandingan sepak bola itu sama sehatnya dengan berolahraga selama 90 menit.

Peneliti menganalisa 25 penggemar tim sepak bola kota selama tiga pertandingan kejuaraan. Mereka menemukan detak jantung para pendukung meningkat sekitar 64 persen dengan denyut 130 per menit.

Salah satu ilmuan Dr Andrea Utley mengatakan latihan ini setara dengan berjalan cepat selama satu setengah jam atau 90 menit. Menyaksikan tim mereka menang juga mengurangi tekanan darah para penggemar dan memberi mereka dorongan psikologis selama beberapa hari.

Secara tidak langsung saat menonton pertandingan para fans melakukan latihan kardiovaskular. Hal itu akan meningkat tergantung dari hasil pertandingan, jika timnya menang fans akan mengalami penurunan tekanan darah sementara yang kalah mengalami hipertensi sesaat.

Ketika sampai pada emosi para penggemar, menonton kemenangan tim mereka menghasilkan rasa kepuasan yang tinggi dan bagi sebagian orang akan berlangsung sepanjang hari. Sementara itu, pemikiran karena tidak mengetahui hasil pertandingan diperkirakan akan ‘membangkitkan’ fans untuk mengalami tingkat stres yang baik.

“Ada stres yang baik dan ada stres yang buruk dan ada tingkat gairah yang sebenarnya baik untuk Anda dan tingkat gairah yang membawa Anda melewati batas,” katanya.

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini