Waduh! Pesawat TNI AU Dikabarkan Ditembak OTK di Pegunungan Papua

Baca Juga

MATA INDONESIA, PAPUA – Sebuah pesawat Casa CN A-2909 milik TNI AU dikabarkan ditembak orang tidak dikenal (OTK). Insiden tersebut terjadi saat pesawat melintas di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin 23 Maret 2020. Demikian disampaikan oleh Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Cpl Eko Daryanto.

“Penembakan dilakukan saat pesawat sedang terbang di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang,” katanya di Jayapura, Senin ini, melansir Antara.

Namun hingga berita ini dibuat belum diketahui kronologi detail mengenai peristiwa tersebut. Selain itu juga belum dapat dipastikan apakah ada korban jiwa atau tidak dalam kejadian.

Kasus penembakan pesawat di Papua ini bukan yang pertama. Sejumlah kasus penembakan pesawat juga pernah terjadi. Personel gabungan dari TNI dan Polri terus dikerahkan untuk mengamankan kondisi Papua, terutama ke wilayah yang dinilai rawan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini