Wabup Sleman : Anak Muda Adalah Penerus Estafet Bangsa

Baca Juga

Mata Indonesia, Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) APMD Yogyakarta menyelenggarakan acara Sarasehan Pendidikan Karakter dengan tema “Membentuk Kepemimpinan Muda yang Berkarakter Dalam Membangun Bangsa”. Bertempat di Gedung Serbaguna Sleman, Selasa (31/1) turut hadir Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa

Dalam sambutannya, Danang menyampaikan bahwa tujuan acara ini adalah menguatkan karakter anak muda agar tidak terjerumus kedalam hal-hal negatif salah satunya kejahatan jalanan. Ia mengatakan dalam membangun SDM dimulai dari pendidikian yang baik pula.

“Untuk memperoleh SDM atau generasi penerus yang baik diperlukan pendidikan yang baik pula, salah satunya melalui kegiatan ini,” ujarnya

Lebih lanjut, Danang menjelaskan arti kutipan pidato Bung Karno yakni “Beri aku 10 pemuda maka akan kuguncang dunia” memiliki arti bahwa anak muda memegang peranan penting dalam meneruskan estafet perjuangan bangsa Indonesia. Ia juga berharap orang tua dan guru juga memberikan wawasan serta arahan agar nantinya anak muda khususnya di Sleman tidak terpengaruh bahkan terjerumus ke hal-hal negatif.

“Seperti kutipan pidato Bung Karno, anak muda memiliki peranan penting dalam meneruskan estafet perjuangan bangsa Indonesia. Oleh karenanya diperlukan wawasan serta arahan untuk jadi bekal kedepan,” kata Danang

Pada acara sarasehan pendidikan karakter tersebut diikuti oleh perwakilan siswa dari seluruh SMA/SMK se Kabupaten Sleman.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini