Virus Corona Makin Tersebar, Jangan Remehkan Flu yang Menyerang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Virus corona baru sedang mengkhawatirkan masyarakat dunia sehingga para ahli organisasi kesehatan dunia (WHO) akan mengadakan rapat untuk menentukan darurat kesehatan dunia, Rabu 23 Januari 2020.

Rapat itu dilakukan mengingat virus itu sudah mulai menular antarmanusia, apalagi kini dikabarkan menyebar hingga Thailand sesama negara Asia Tenggara.

Kita perlu waspada jangan sampai virus itu menjangkiti tubuh, begitu mengalami ciri-ciri berikut segeralah ke dokter;

1. Flu
Orang yang terinfeksi biasanya akan mengalami gejala awal seperti flu yang disertai pilek dan batuk. Segeara gunakan masker agar tidak menularkan virus dengan kode nCov itu kepada orang lain.

2. Demam
Selain flu, ciri-ciri lain orang yang terjangkit virus tersebut adalah mengalami demam tinggi.

3. Sesak Nafas
Virus itu juga menyebabkan dada terasa sesak hingga kesulitan bernafas. Sebab, salah satu bagian tubuh yang diserang adalah sistem pernapasan.

4. Radang Paru
Dalam kondisi parah, orang yang terjangkit virus tersebut akan mengalami pneumonia (radang paru-paru). Terjadi sindrom pernapasan yang aku bahkan hingga gagal ginjal. Kondisi itu bisa dipastikan yang bersangkutan diserang virus nCov tersebut.

Meski begitu, kamu jangan tunggu hingga mengalami radang paru, segeralah ke dokter jika mengalami gejala tiga ciri-ciri terdahulu.

Selain ciri-ciri tersebut, kita juga patut mewaspadai orang-orang yang memiliki riwayat perjalanan ke Cina dalam dalam beberapa hari terakhir.

Mengingat virus tersebut berjangkit pertama kali di ibu kota Provinsi Hubei, Wuhan. Awalnya, WHO menyebut nCov termasuk virus zoonosis atau ditularkan oleh hewan. (widyo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Rekonstruksi Berkualitas untuk Mendukung Ketahanan Wilayah Pascabencana Sumatra

Oleh : Ricky Rinaldi *)Komitmen pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Sumatra menunjukkan keseriusan negara dalam melindungi masyarakat sekaligusmemperkuat ketahanan wilayah nasional. Penanganan pascabencana yang dilakukanpemerintah tidak lagi sebatas memperbaiki kerusakan fisik yang tampak di permukaan, melainkan diarahkan untuk membangun kembali kawasan yang lebih aman, tangguh, produktif, dan berkelanjutan. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menempatkan keselamatan masyarakat, pemulihan ekonomi lokal, dan keberlanjutan pembangunan sebagai prioritas utama dalammenghadapi kompleksitas tantangan kebencanaan nasional.Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara harus hadir secaranyata, cepat, dan taktis di tengah masyarakat ketika terjadi bencana. Pemerintah bergerakcepat memastikan pemulihan rumah warga, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hinggaakses transportasi utama dapat segera dilakukan agar masyarakat tidak terlalu lama beradadalam kondisi kerentanan pascabencana. Presiden juga menekankan pentingnya akselerasipembangunan hunian tetap dan infrastruktur dasar agar roda kehidupan sosial masyarakatdapat kembali berjalan normal dan aman. Langkah cepat yang terintegrasi ini memperolehapresiasi luas karena menunjukkan keberpihakan negara yang konkret terhadap kebutuhanrakyat di tengah situasi sulit.Keseriusan pemerintah ini kini diperkuat oleh langkah nyata yang sangat signifikan di tingkatregulasi dan pendanaan. Pemerintah bersama DPR RI telah menyetujui anggaran rehabilitasidan rekonstruksi pascabencana di Sumatra dengan nilai fantastis mencapai Rp100 triliun. Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskanbahwa induk penganggaran tersebut telah sesuai dengan rencana induk (masterplan) yang disetujui oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini