Virus Corona Makin Meluas, Giliran Beijing dan Shanghai Diisolasi

Baca Juga

MATAINDONESIA, BEIJING – Penyebaran cepat virus Corona ke sejumlah wilayah di Cina, membuat Pemerintah Cina makin ketar-ketir.

Otoritas China pun memberlakukan kebijakan isolasi untuk melawan penyebaran virus ini. Di antaranya adalah menghentikan layanan bus luar kota dan melarang perdagangan daging hewan liar di beberapa provinsi.

Sebelumnya Cina telah mengisolasi Provinsi Hubei, khususnya daerah Wuhan yang diduga merupakan tempat berasalnya Virus Corona.

Dilansir dari AFP, Minggu 26 Januari 2020, Pemerintah Daerah Shanghai menghentikan seluruh layanan bus yang masuk atau ke luar kota. Kebijakan ini guna mendukung pihak otoritas Cina yang memblokir penyebaran Virus Corona. Kebijakan yang diambil akan berlaku sesegera mungkin, kebijakan akan dilakukan di ibu kota Beijing, dua kota di utara Cina dan provinsi timur Shandong.

Sebagai langkah mitigasi terhadap virus ini, Cina juga memerintahkan pelarangan sementara perdagangan hewan liar. Virus corona diduga tersebar melalui daging hewan liar seperti kelelawar dan ular.

Pemerintah melarang masyarakat Cina untuk memelihara, mengangkut. atau menjual spesies hewan liar dari tanggal pemberlakuan aturan hingga situasi epidemi nasional berakhir.

Virus mematikan, yang telah menyebabkan korban 56 orang tewas dan menginfeksi hampir dua ribu orang di Cina. Virus corona juga menyebar ke berbagai negara diduga berasal dari pasar di pusat Kota Wuhan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Tegas Jaga Keamanan Papua Demi Masa Depan Masyarakat yang Lebih Sejahtera

Oleh Yonas Pekei*Komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat Papua kembali terlihat melalui langkah cepat aparat TNI-Polri dalam menangani gangguankeamanan di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan. Kehadiran negara melalui aparatkeamanan menunjukkan bahwa keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utamadi tengah upaya besar pemerintah mempercepat pembangunan dan pemerataankesejahteraan di seluruh wilayah Papua.Peristiwa yang terjadi di wilayah Korowai menjadi perhatian serius pemerintah karena menyangkut keselamatan warga sipil yang sedang bekerja mencari nafkah. Dalamsituasi tersebut, aparat keamanan bergerak cepat melakukan pengamanan wilayah, mengevakuasi korban, serta memastikan kondisi tetap terkendali agar masyarakatdapat kembali beraktivitas dengan aman. Respons cepat tersebut mencerminkankeseriusan negara dalam menjaga stabilitas Papua sekaligus memberikan rasa amankepada masyarakat di daerah pedalaman.Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna menegaskanbahwa para korban merupakan warga sipil yang tengah melakukan aktivitaspendulangan emas. Penjelasan tersebut menjadi penting untuk meluruskan berbagaiinformasi yang berkembang sekaligus memastikan masyarakat memperoleh fakta yang benar. Pemerintah melalui aparat keamanan terus mengedepankan keterbukaaninformasi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh propaganda dan narasi yang dapat memperkeruh situasi keamanan di Papua.Langkah yang dilakukan aparat keamanan patut diapresiasi karena Papua saat initengah mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Pemerintah dalam beberapatahun terakhir terus memberikan perhatian besar terhadap pembangunan Papua melalui pembangunan jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, sekolah, layanantelekomunikasi, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Berbagai program strategistersebut bertujuan membuka keterisolasian wilayah serta menciptakan kesempatanyang lebih luas bagi generasi muda Papua untuk berkembang dan bersaing.Keamanan menjadi faktor utama agar seluruh program pembangunan dapat berjalanoptimal. Tanpa situasi yang aman dan kondusif, masyarakat akan kesulitan menikmatimanfaat pembangunan yang telah dihadirkan pemerintah. Karena itu, langkah tegasaparat keamanan sejatinya merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsunganpembangunan sekaligus memastikan masyarakat Papua dapat hidup dengan tenang, bekerja dengan nyaman,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini